Penyebab Rusaknya Ban Mobil Bisa Ketahuan dari Fisiknya

Krisna Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVABan merupakan salah satu bagian dari mobil, yang memiliki fungsi sangat penting. Tanpa adanya karet bundar ini, maka perjalanan tidak akan bisa dilakukan dengan aman dan nyaman.

Fungsi dari ban adalah untuk memberi daya cengkeram pada aspal dan permukaan jalan lainnya, sehingga mobil bisa melaju dengan mudah.

“Ban berfungsi sebagai alat bantu kendali atau navigasi, meredam getaran dan sebagai penerus daya dari mesin untuk menggerakkan kendaraan,” ujar Section Head Service Training Department PT Astra Daihatsu Motor, Aji Prima Barus Nurcahya saat konferensi pers virtual, dikutip VIVA Otomotif Jumat 5 Maret 2021.

Seiring pemakaian, ketebalan karet ban akan berkurang karena gesekan dengan jalan. Komponen ini juga bisa mengalami kerusakan, yang diakibatkan oleh hal-hal tertentu.

Aji menjelaskan, penyebab kerusakan ban mulai dari sisi geometri roda yang tidak sejajar, tekanan udara yang tidak tepat, hingga hal lain yang disebabkan oleh faktor eksternal.

“Kerusakan bisa dilihat secara kasat mata, seperti ada bagian yang aus, benjol atau sobek,” tuturnya.

Aji mencontohkan, apabila keausan terjadi pada bagian tengah, maka hal itu diakibatkan oleh tekanan ban yang terlalu tinggi.

“Kalau benjol, itu penyebabnya kawat di bagian dalam ban putus. Penyebabnya bisa karena menghantam lubang atau trotoar,” ungkapnya.

Ada juga beberapa kerusakan lain, yang diakibatkan oleh berubahnya setelan pada roda. Aji mengungkapkan, ada tiga pengaturan yang terdapat pada roda, yakni camber, caster dan toe.

“Pada mobil biasa, hanya toe yang bisa diatur secara manual. Tapi, yang lain juga bisa berubah karena faktor eksternal. Periksa kesejajaran geometri ban dengan melakukan spooring di bengkel Daihatsu terdekat,” jelasnya.