Penyebab Sakit Pinggang Sebelah Kiri, Kanan, dan Belakang, Ini Gejala dan Cara Mengobatinya

·Bacaan 13 menit

Liputan6.com, Jakarta Penyebab sakit pinggang yang umum terjadi bisa karena masalah kesehatan biasa dan berbahaya. Rasa nyeri akibat dari penyebab sakit pinggang sebelah kiri, kanan, dan belakang sudah pasti bikin enggak nyaman. Aktivitas sehari-hari menjadi terhambat dan sulit dijalani dengan tenang.

Gejala sakit pinggang yang bisa timbul adalah sakitnya terasa terus menerus serta merasakan nyeri menjalar sampai tungkai dan kaki. Penderita biasanya akan sulit buang air kecil, sulit menahan buang air besar, mengalami kesemutan di bokong atau kemaluan, demam, dan berat badan turun drastis.

Penyebab sakit pinggang sebelah kiri, kanan, dan belakang yang parah biasanya dipengaruhi masalah otot, reproduksi, ginjal, kehamilan, sampai saraf. Pada beberapa kondisi jangan dianggap remeh, pemeriksaan dengan rontgen dan CT-scan atau MRI perlu dilakukan untuk antisipasi. Berikut Liputan6.com ulas penyebab sakit pinggang sebelah kiri, kanan, dan belakang dari berbagai sumber, Minggu (9/5/2021).

Penyebab Sakit Pinggang Sebelah Kiri

Ilustrasi sakit pinggang. (Pexels.com/Anna Shvets)
Ilustrasi sakit pinggang. (Pexels.com/Anna Shvets)

Otot Tertarik

Keseleo adalah penyebab sakit pinggang sebelah kiri. Hal ini dapat terjadi karena otot tertarik atau berkontraksi dengan gerakan yang salah secara tiba-tiba yang kemudian menyebabkan rasa nyeri. Rasa nyeri ini juga bisa dirasakan di bagian pinggang sebelah kiri.

Biasanya penyebab sakit pinggang sebelah kiri terjadi karena tidak sengaja menggerakkan badan secara mendadak dari membungkuk ke posisi tegak, atau memutar badan terlalu cepat. Pada kasus yang semakin parah, rasa nyeri ini bisa menjalar ke bagian bawah yaitu sekitar bokong, dan bisa berlangsung selama berminggu-minggu.

Bukan hanya terjadi akibat gerakan mendadak, penyebab sakit pinggang sebelah kiri bisa diakibatkan oleh gerakan seks atau olahraga yang tidak didahului dengan pemanasan yang tepat sebelumnya.

Radang Sendi Pinggul

Penyebab sakit pinggang sebelah kiri bisa menjadi tanda radang sendi panggul. Radang ini terjadi pada jaringan sambung yang menjadi penghubung tulang di sekitar area panggul.

Walaupun dikatakan sebagai persendian yang paling kokoh, sendi di sekitar panggul ini rentan mengalami kondisi kaku atau susah bergerak hingga pembengkakan.

Radang sendi pada panggul ini bisa menjadi salah satu penyebab sakit pinggang sebelah kiri. Hal ini terjadi karena adanya robekan kecil pada jaringan panggul yang kemudian memunculkan rasa nyeri di daerah sekitar panggul.

Gangguan Sistem Reproduksi

Penyebab sakit pinggang sebelah kiri bisa terjadi karena terdapat gangguan pada sistem reproduksi, terutama sistem reproduksi wanita. Rasa nyeri yang terdapat pada pinggang bawah sebelah kiri bisa menjadi tanda terjadinya gangguan fibroid dan endometriosis. Gangguan fibroid terjadi akibat adanya jaringan jinak yang tumbuh di dalam rahim. Sedangkan endometriosis terjadi karena tumbuhnya jaringan uterus yang berlebih di luar rahim.

Iritasi Usus

Iritasi usus bisa menjadi penyebab sakit pinggang sebelah kiri. Iritasi usus atau disebut juga dengan istilah irritable bowel syndrome terjadi karena kontraksi yang terjadi pada otot-otot usus besar dalam pencernaan bergerak secara tidak teratur.

Orang yang mengalami kondisi ini akan merasakan rasa nyeri yang berulang pada pinggang sebelah kiri. Bukan hanya itu, orang dengan gangguan ini akan mengalami beberapa gejala lain seperti perut kembung, diare, hingga sakit kepala.

Jika terdapat rasa nyeri pada bagian pinggang kiri akan lebih baik untuk segera dicek ke dokter. Sikap yang membiarkan dan menyepelekan akan memberikan memberikan peluang terjadinya kondisi yang semakin parah.

Infeksi Ginjal

Sakit pada pinggang sebelah kiri perlu diwaspadai sebagai tanda terjadinya infeksi pada organ ginjal. Penyebab sakit pinggang sebelah kiri ini biasanya ditandai dengan munculnya rasa nyeri secara berulang di bagian belakang tulang atas panggul. Rasa nyeri akan semakin parah ketika badan digerakkan atau tertekan.

Penyebab sakit pinggang sebelah kiri ini bisa terjadi karena adanya gangguan pada kandung kemih yang kemudian menyebar ke ginjal. Orang yang mengalami kondisi ini biasanya juga disertai gejala demam, mual, muntah dan terasa sakit ketika buang air kecil. Sebagai salah satu penyebab sakit pinggang sebelah kiri, hal ini tentu harus diwaspadai dan tidak boleh didiamkan terlalu lama.

Batu Ginjal

Batu ginjal bisa menjadi penyebab sakit pinggang sebelah kiri yang paling parah. Ginjal merupakan salah satu organ vital yang terletak di sebelah kanan dan kiri tubuh. Jika terjadi rasa nyeri atau sakit di bagian pinggang sebelah kiri, tidak salah jika ini menjadi salah satu tanda terjadinya batu ginjal.

Batu ginjal terjadi akibat zat-zat kimia yang seharusnya dibuang oleh ginjal tetapi justru bertahan, mengendap hingga mengeras di dalamnya. Orang dengan kondisi ini akan merasakan nyeri yang mendalam pada pinggang sebelah kiri, disertai gejala lain seperti mual, muntah, rasa sakit saat buang air kecil, hingga keluarnya darah pada urin.

Penyebab Sakit Pinggang Belakang

Ilustrasi Ibu Hamil. Credit: pexels.com/Anna
Ilustrasi Ibu Hamil. Credit: pexels.com/Anna

Dalam beberapa kondisi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami sakit pinggang belakang. Kondisi ini seperti, pernah atau sedang menderita kanker, menderita osteoporosis, pernah menggunakan NAPZA, mengonsumsi obat kortikosteroid dalam jangka panjang, atau rasa sakit muncul setelah jatuh atau kecelakaan.

Oleh karena itu, kamu perlu benar-benar mengenali penyebab sakit pinggang belakang untuk mewaspadainya. Berikut penyebab sakit pinggang belakang:

1. Cedera pada otot pinggang, karena gerak pinggang yang tiba-tiba dan berulang

2. Duduk terlalu lama, terutama bila salah posisi duduk dan kursi yang diduduki tidak nyaman

3. Sering membawa tas punggung yang terlalu berat, pada anak-anak

Selain itu, sakit pinggang juga dapat terjadi akibat gangguan pada organ di tulang belakang, seperti:

4. Peradangan pada sendi di tulang belakang.

5. Saraf kejepit akibat penonjolan bantalan tulang belakang (hernia nukleus pulposus).

6. Pengikisan bantalan tulang belakang akibat proses penuaan.

7. Penyempitan ruas tulang belakang atau stenosis spinal.

8. Cedera tulang belakang akibat terbentur atau kecelakaan.

9. Kelainan pada lengkung tulang belakang, seperti kifosis, lordosis, atau skoliosis.

10. Spondylolisthesis.

Gangguan pada organ di bagian tubuh lain dapat menjadi penyebab sakit pinggang belakang. Pada kondisi ini, sakit bisa dirasakan hanya di salah satu sisi pinggang, bisa kanan atau kiri, namun bisa juga di kedua sisi pinggang. Beberapa gangguan pada organ tubuh lain tersebut adalah infeksi ginjal, batu ginjal, usus buntu, pankreatitis, endometriosis, kisat ovarium, miom.

Penyebab sakit pinggang belakang bisa terjadi karena kehamilan. Ada pertambahan berat badan yang membuat tulang belakang harus bekerja lebih keras untuk menopang tubuh, pelepasan hormon yang mengganggu jaringan di sekitar pinggang, perubahan postur tubuh yang membuat titik pusat keseimbangan ibu hamil berubah tanpa disadari, hingga perubahan mood yang menyebabkan otot pinggang menegang.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyebab sakit pinggang belakang pada orang dewasa adalah sebagai berikut:

1. Berusia 30 tahun ke atas

2. Memiliki berat badan berlebih

3. Kurang berolahraga

Penyebab Sakit Pinggang Sebelah Kanan

Ilustrasi kista ovarium. Credit: pexels.com/Demon
Ilustrasi kista ovarium. Credit: pexels.com/Demon

Irritate Bowel Syndrome (IBS)

Irritable bowel syndrome dapat menjadi penyebab sakit pinggang sebelah kanan. Gangguan sistem pencernaan ini akan memengaruhi kerja usus besar. Kontraksi otot di bagian usus besar juga akan bermasalah.

Penyebab sakit pinggang sebelah kanan ini biasanya muncul saat remaja. Gejalanya juga akan muncul pada usia yang lebih tua. Penyakit ini juga akan lebih banyak terjadi pada wanita dibanding pria. Pemicunya bisa karena kebiasaan makan, diet, infeksi saluran pencernaan, dan stres.

Masalah Tulang Belakang

Masalah pada tulang belakang bisa menjadi penyebab sakit pinggang sebelah kanan. Masalah tulang yang dialami, yakni cedera ligamen, otot kaku, dan degenerasi tulang belakang.

Degenerasi tulang belakang terjadi ketika tulang belakang mulai keropos. Wanita yang berisiko mengalami ini adalah yang sudah berusia lanjut. Terkadang bisa karena kelebihan berat badan atau obesitas. Tulang belakang yang lemah akan berdampak pada sakit pinggang sebelah kanan.

Lumbar disc syndrome pun bisa menjadi penyebab sakit pinggang sebelah kanan. Gangguan ini dipicu oleh postur tubuh yang tidak benar. Postur tubuh yang tidak benar bisa menyebabkan berkurangnya fungsi diskus tulang rawan punggung.

Radang Usus Buntu

Radang ini ditandai dengan sakit pinggang kanan selama beberapa hari. Penyebab sakit pinggang sebelah kanan ini tidak hanya terasa sakit. Melainkan disertai hilangnya nafsu makan, mual, muntah dan demam.

Usus buntu bisa menyerang segala usia, apalagi wanita. Namun, kebanyakan penyebab sakit pinggang sebelah kanan terjadi pada usia 10 sampai 30 tahun. Nyeri yang dialami dimulai dari bagian atas pusar dan sisi kanan bawah perut selama satu sampai dua hari.

Sebagian orang yang mengalami usus buntu akan merasakan sakit di sisi kanan. Sakit ini juga akan menetap dan semakin parah apabila bergerak. Area di sebelah kanan inilah yang mengakibatkan sakit pinggang di sebelah kanan.

Gangguan Empedu

Gangguan pada empedu bisa menjadi penyebab sakit pinggang sebelah kanan. Sebab, saat kantung empedu mengalami peradangan rasa sakit akan menjalar sampai pinggang sebelah kanan. Beberapa yang mengalaminya akan merasakan sensi mual dan ingin muntah.

Radang Panggul

Radang Panggul bisa menjadi penyebab sakit pinggang sebelah kanan. Peradangan ini terjadi pada sistem reproduksi dan saluran kemih wanita. Tepatnya pada rahim, ovarium, saluran tuba, dan uretra. Ketika mengalami peradangan, wanita akan lebih sering mengalami nyeri pada sisi kanan pinggang dan perut. Penyebab sakit pinggang sebelah kanan ini umumnya dipengaruhi hubungan seksual.

Sakit Ginjal

Ginjal manusia terletak di kedua sisi tulang belakang. Tepatnya berada di bawah tulang rusuk. Ginjal sebelah kanan terletak sedikit lebih rendah daripada ginjal kiri. Jika terjadi infeksi, peradangan, iritasi pada ginjal sebelah kanan, maka akan menjadi penyebab sakit pinggang sebelah kanan.

Bisa karena batu ginjal. Batu ginjal ditandai dengan adanya kerikil yang mengendap di ginjal. Kerikil ini terbentuk dari mineral dan garam dari urin. Batu yang menempel pada ureter menyebabkan nyeri hebat di punggung, pinggang, perut bagian bawah, hingga selangkangan. Inilah mengapa masalah ginjal bisa menjadi penyebab sakit pinggang sebelah kanan.

Kista Ovarium

Kista ovarium merupakan salah satu penyebab sakit pinggang sebelah kanan pada wanita. Hal ini terjadi karena kantong cairan terbentuk pada bagian ovarium. Kondisi ini memang tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya.

Kista ovarium hanya akan parah jika kantong retak, membesar, dan menutup darah menuju ovarium. Saat hal ini terjadi, maka sakit pinggang sebelah kanan yang dialami harus mendapat prosedur pengangkatan kista.

Penyebab Sakit Pinggang Lainnya

Ilustrasi sakit pinggang. Sumber: freepik.com
Ilustrasi sakit pinggang. Sumber: freepik.com

Terkilir dan Tegang

Keseleo ligamen dan otot atau tendon yang terkilir adalah penyebab sakit pinggang yang paling umum. Mereka sering dikaitkan dengan penggunaan otot atau ligamen yang berlebihan. Keseleo punggung atau strain dapat terjadi tiba-tiba, atau dapat berkembang secara perlahan dari waktu ke waktu dari gerakan berulang.

Ketegangan terjadi saat otot diregangkan terlalu jauh dan robek, sehingga merusak otot itu sendiri. Terkilir terjadi ketika peregangan berlebihan dan robekan memengaruhi ligamen, yang menghubungkan tulang. Penyebab sakit pinggang karena kesleo meliputi:

1. Mengangkat benda berat, atau memelintir tulang belakang sambil mengangkat

2. Gerakan tiba-tiba yang menyebabkan terlalu banyak tekanan pada punggung bawah, seperti jatuh

3. Postur tubuh yang buruk dari waktu ke waktu

4. Cedera olahraga, terutama dalam olahraga yang melibatkan gerakan memutar atau benturan besar

Saraf Terjepit

Saraf terjepit bisa menjadi penyebab sakit pinggang. Dalam istilah medis disebut hernia nukleus pulposus (HNP) terjadi akibat cakram yang rusak dan memberikan tekanan pada seluruh sumsum tulang belakang atau pada saraf yang ada. Akibatnya, hernia dapat memberikan rasa nyeri pada area cakram yang menonjol dan juga area tubuh yang dikendalikan oleh saraf tersebut.

HNP paling sering terjadi di punggung bawah atau pinggang tetapi juga bisa terjadi pada tulang belakang leher. Cedera cakram biasanya terjadi tiba-tiba setelah mengangkat sesuatu atau memutar punggung. Tidak seperti ketegangan punggung, nyeri akibat cedera cakram biasanya berlangsung lebih dari 72 jam.

Stenosis Tulang Belakang

Stenosis tulang belakang adalah saat tulang belakang menyempit, memberi tekanan pada sumsum tulang belakang dan saraf tulang belakang. Penyebab sakit pinggang paling sering terjadi karena degenerasi cakram di antara tulang belakang. Hasilnya adalah kompresi akar saraf atau sumsum tulang belakang oleh tulang taji atau jaringan lunak, seperti cakram.

Tekanan pada saraf tulang belakang menyebabkan gejala seperti mati rasa, kram, dan kelemahan. Stenosis tulang belakang dapat terjadi pada tulang belakang atas (leher rahim) dan tulang belakang lumbar (pinggang), tetapi stenosis tulang belakang lumbal lebih sering terjadi.

Linu Panggul

Linu panggul dapat menjadi penyebab sakit pinggang bersama HNP jika diskus menekan saraf skiatika. Saraf skiatik menghubungkan tulang belakang ke kaki. Linu panggul adalah cara orang awam merujuk pada rasa sakit yang menjalar ke kaki dari punggung bawah. Akibatnya, linu panggul bisa menyebabkan nyeri pada tungkai dan kaki. Nyeri ini biasanya terasa seperti terbakar, atau kesemutan.

Penyakit Cakram Degeneratif

Saat lahir, cakram intervertebralis penuh dengan air dan paling sehat. Seiring bertambahnya usia orang, cakram kehilangan hidrasi dan aus. Saat penyebab sakit pinggang terjadi, ia juga tidak dapat menahan gaya, dan mentransfer gaya ke dinding cakram yang dapat menyebabkan robekan dan menyebabkan rasa sakit atau melemah yang dapat menyebabkan herniasi. Diskus juga bisa roboh dan menyebabkan stenosis.

Kelengkungan Tulang Belakang

Tulang belakang yang normal menyerupai huruf S yang melengkung lembut jika dilihat dari samping. Kurva abnormal meliputi skoliosis, lordosis, dan kifosis. Skoliosis terjadi ketika tulang belakang melengkung dari sisi ke sisi, seringkali berbentuk C.

Lordosis bisa menjadi penyebab sakit pinggang terjadi ketika tulang belakang melengkung terlalu jauh ke dalam di punggung bawah. Sementara kifosis terjadi ketika tulang belakang membulat secara tidak normal di punggung atas.

Radang Sendi

Radang sendi atau arthritis bisa menjadi penyebab sakit pinggang. Ada lebih dari 100 jenis radang sendi, banyak di antaranya dapat menyebabkan nyeri pinggang. Jenis yang paling umum termasuk osteoartritis, rheumatoid arthritis, dan ankylosing spondylitis.

Osteoartritis diakibatkan oleh keausan pada disc dan facet joint. Ini menyebabkan rasa sakit, peradangan, ketidakstabilan, dan stenosis ke tingkat yang bervariasi. Spondylolisthesis terjadi ketika satu ruas tulang belakang tergelincir di atas ruas yang berdekatan. Sementara rheumatoid arthritis dalah penyakit autoimun yang dapat menyebabkan nyeri sendi dan kerusakan di seluruh tubuh.

PMS

PMS adalah kondisi yang dialami banyak wanita sebelum menstruasi. Ini bisa menjadi penyebab sakit pinggang wanita yang umum terjadi. PMS memiliki banyak gejala potensial, termasuk sakit pinggang. PMS biasanya dimulai beberapa hari sebelum menstruasi, dan berakhir dalam satu atau dua hari setelah menstruasi.

Endometriosis

Endometriosis bisa menjadi penyebab sakit pinggang wanita. Ini kondisi di mana jaringan yang melapisi rahim, yang dikenal sebagai jaringan endometrium, tumbuh di luar rahim. Endometriosis menyebabkan jaringan sering tumbuh di ovarium, saluran tuba, dan jaringan lain yang melapisi panggul. Bahkan bisa tumbuh di sekitar saluran kemih dan usus. Endometriosis biasanya disertai dengan gejala nyeri di panggul dan pinggang.

Gejala dan Diagnosis Sakit Pinggang

Ilustrasi Demam. Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Demam. Credit: pexels.com/pixabay

Gejala Sakit Pinggang

1. Gejala Umum

- Sulit untuk bergerak dan berdiri tegak karena nyeri di pinggang.

- Pinggang pegal, kaku, atau seperti ditusuk.

- Nyeri menjalar dari pinggang ke bokong sampai kaki.

- Sakit kadang memburuk di malam hari atau saat duduk terlalu lama.

- Sakit terasa memburuk saat membungkuk, mengangkat benda berat, atau berjalan.

- Tungkai terasa lemah atau mati rasa, tergantung pada letak saraf yang terjepit.

2. Gejala Berbahaya

- Paha mati rasa.

- Tungkai terasa lemah.

- Pinggang sakit saat batuk atau buang air kecil.

- Gangguan buang air kecil dan buang air besar.

- Berat badan naik atau malah turun drastis.

- Demam.

Diagnosis Sakit Pinggang

Sebagian besar kasus sakit pinggang yang terjadi karena gangguan di otot, hanya perlu dilakukan pemeriksaan dokter untuk memastikan penyakitnya. Sementara itu, jika nyerinya di tulang atau saraf, maka pemeriksaan lebih lanjut dibutuhkan.

Pemeriksaan lanjutan yang dapat dilakukan adalah:

1. Pemeriksaan foto rontgen, dilakukan bila diduga sakit pinggang terjadi karena gangguan pada tulang. Misalnya osteoporosis dan patah tulang.

2. Pemeriksaan CT-scan atau MRI disarankan untuk kasus sakit pinggang akibat gangguan pada saraf, ligamen, atau pembuluh darah.

Cara Mengobati Sakit Pinggang

Ilustrasi Obat. Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Obat. Credit: pexels.com/pixabay

Sebagian besar kasus sakit pinggang akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari dengan perawatan yang baik di rumah. Hal yang perlu dilakukan adalah:

1. Mengonsumsi obat anti-nyeri, misalnya parasetamol atau ibuprofen

2. Mengompres pinggang dengan air hangat untuk mengurangi nyeri

3. Tidur menggunakan alas yang rata

4. Berendam air hangat

5. Konsumsi rempah seperti jahe, capcaisin, dan kunyit

Bila dengan melakukan hal tersebut, sakit pinggang belum teratasi, maka dokter akan memberikan obat-obatan yang lebih spesifik tergantung penyebab sakit pinggangnya.

Fisioterapi juga dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri dan memperbaiki postur tubuh. Suntikan steroid pada saraf di pinggang juga kadang diberikan untuk menghilangkan nyeri.