Penyebab Seorang Lansia Tewas saat Kebakaran di Kelapa Gading

Bayu Nugraha, Andrew Tito
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pria paruh baya, Mardurung Siahaan (59) tewas terpanggang saat api membakar rumahnya, Sabtu 24 Oktober 2020.

Berdasarkan keterangan adik korban, Yusman (56) menceritakan, saat kejadian kebakaran, Mardurung ditemukan tergeletak di ruang tamu yang mana pintu keluar rumah dari ruang tamu di dapati dalam keadaan terkunci.

"Jenazah ketemu sudah di dekat pintu. Entah mungkin kunci jatuh enggak bisa buka pintu atau apa, kita enggak tahu," ujar Yusman ditemui di lokasi, Sabtu 24 Oktober 2020.

Baca juga: Lima Rumah Terbakar di Kelapa Gading, Seorang Lansia Tewas

Adapun di rumah yang berada di Jalan Inspeksi Kali Sunter RT 09/04, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading Jakarta Utara, Mardurung tinggal bersama istri dan anak serta seorang menantunya.

Yusman mengatakan, ada tujuh orang yang tinggal di rumah tersebut, istri anak serta menantunya berhasil keluar rumah dan selamatkan diri saat kebakaran terjadi, namun nasib tidak beruntung menimpa Mardurung yang diduga kuat terjebak di rumah tamu rumahnya saat kebakaran terjadi.

"Di dalam rumah ada tujuh orang, tapi istri dan anaknya bisa keluar, sedangkan korban terjebak di ruang tamu," ujar Yusman.

Yusman menjelaskan bahwa kakaknya dalam kondisi sakit sehingga pergerakannya tidak secepat orang sehat, kondisi saat kebakaran dan tidak ada seorang pun yang menolong membuat Mardurung akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, Kasie Ops Damkar Jakarta Utara, Rahmat Kristanto menjelaskan, sebanyak 13 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Rahmat mengatakan selain menewaskan satu orang, musibah kebakaran ini mengakibatkan sembilan rumah hangus terbakar.

"Ada sekitar 12 Kepala Keluarga terdampak akibat kebakaran ini," ujar Rahmat dikonfirmasi, Sabtu 24 Oktober 2020.

Dugaan sementara, kebakaran terjadi karena adanya korsleting listrik di salah satu rumah warga, yang kemudian percikan menyambar ke bahan bahan yang mudah terbakar di dalam rumah tersebut.

"Dugaan terjadi korsleting pada salah satu rumah yang merambat hingga membesar,” ujarnya.

Hingga kini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut, sementara korban tewas sudah dilakukan evakuasi petugas ke RSCM.

200 Jiwa Mengungsi

Akibat kebakaran ini, sebanyak 200 jiwa mengungsi. Para korban kebakaran diungsikan di Rumah Pompa Sunter Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu 24 Oktober 2020.

Wakil Ketua RT 09 Abdul Rohim mengatakan, terdata 200 jiwa tersebut dari 15 Kepala Keluarga, yang mana sebagian besar korban kebakaran adalah anak anak kos yang masih masih berstatus mahasiswa.

"Dari data sementara ini ada 200 jiwa mengungsi yang terdiri dari 15 Kepala Keluarga (KK)," ujar Rohim.

Rohim menjelaskan kebakaran tersebut menghanguskan sembilan rumah warga di RT09 RW04, Kelapa Gading, Jakarta Utara, selain warga setempat, banyak juga penghuni kos yang terdampak kebakaran.

“Satu tenda pengungsian disediakan di halaman rumah pompa untuk penampungan sementara warga, Ada enam lansia dan tujuh balita yang mengungsi di posko tersebut” ujar Rohim.

Sejumlah bantuan dari Sudin Sosial Jakarta Utara juga sudah diterima oleh warga di Posko Pengungsian.

Antara lain makanan siap saji, selimut, makanan ringan, makanan instan, dan air mineral, Posko Kesehatan juga sudah dibentuk di lokasi tersebut.