Penyebab Tim Basket Amerika Serikat di Olimpiade 1992 Dijuluki Dream Team

Jakarta- Amerika Serikat merupakan kiblat dari olahraga basket. Kompetisi basket di disana, NBA, sampai sekarang menyandang status yang terbaik di dunia.

Tidak heran banyak pemain hebat lahir dari kompetisi NBA. Kompetisi NBA pun mendapat sorotan tajam menuju Olimpiade 1992 di Barcelona, Spanyol.

Kala itu untuk kali pertama sepanjang sejarah, tim nasional basket Amerika Serikat menurunkan pemain profesional atau yang bermain di NBA.

Keputusan timnas Amerika Serikat kala itu tentu saja mendapat perhatian luas. Tidak hanya dari para rival, melainkan juga jurnalis.

Jurnalis seluruh dunia seakan sepakat menyebut, skuat basket Amerika Serikat di Olimpiade 1992 sebagai Dream Team. Mereka mendeskprisikan, Michael Jordan dan kawan-kawan sebagai tim olahraga terhebat yang pernah ada sepanjang sejarah.

Siapa Saja Pemainnya?

Dream Team USA 1992, saat Michael Jordan dan Magic Johnson bergabung didalamnya. (Photo/underconsideration.com)

Nama Dream Team memang tidak berlebihan jika melihat pemain yang terlibat di dalam tim asuhan Chuck Daly. Skuat AS diisi nama-nama seperti Michael Jordan, Scottie Pippen, Karl Malone, Larry Bird sampai Magic Johnson.

Hanya saja sebagian pemain ini memang sudah melewati puncak karier di NBA. Seperti Bird yang saat itu sudah sering cedera. Paling ikonik tentu pemanggilan Magic Johnson.

Johnson sudah pensiun dari Los Angeles Lakers pada November 1991 setelah positif mengidap HIV. Namun ia berhasil bangkit dari keterpurukan dan bahkan tampil di Olimpiade 1992.

"Pemanggilan ini seperti penyelamat dalam hidup saya," Magic Johnson saat itu.

Tanpa Perlawanan

Charles Barkley. (Photo/NBA.com)

Slogan Dream Team pun semakin tidak berlebihan jika melihat skuat Amerika Serikat meraih medali emas nyaris tanpa perlawanan. Jordan dan kawan-kawan bahkan jadi juara dengan rata-rata keunggulan poin 44 dari semua lawannya selama Olimpiade 1992.

Skuat asuhan Chuck Daly menjalani total delapan pertandingan dan semua berakhir dengan kemenangan. Bahkan Dream Team di Olimpiade 1992 adalah tim pertama yang selalu mencetak 100 poin di semua pertandingan.

"Saya melihat sebelah kanan, ada Michael Jordan. Saya tengok kiri ada Charles Barkley atau Larry Bird. Saya tidak tahu harus mengoper bola ke siapa," Magic Johnson mengenang kehebatan skuat Amerika Serikat di Olimpiade 1992.

Yang menarik saat itu, Jordan justru bukan berstatus pemain dengan rata-rata poin per laga tertinggi. Dia justru kalah bersinar dari Chartles Barkley. Dia memiliki rata-rata poin 18. Sedangkan Jordan hanya 14,9.

Skuat AS di Olimpiade 1992

David Robinson (Photo/NBA.com)

Pemain:

Christian Laettner, David Robinson, Patrick Ewing, Larry Bird, Scottie Pippen, Michael Jordan, Clyde Drexler, Karl Malone, John Stockton, Chris Mullins, Charles Barkley, Magic Johnson.

Pelatih Kepala:

Chuck Daly

Asisten:

PJ Carlesimo, Mike Krzyzewski, Lenny Wilkins

Disadur dari Bola.com (penulis Hendry Wibowo)