Penyelam Temukan Buku Unik dari Bangkai Kapal Tenggelam pada 1848 di Laut Kutub Utara

Merdeka.com - Merdeka.com - Ratusan artefak, termasuk alat makan dan sebuah buku kulit, ditemukan dari bangkai kapal yang tenggelam di laut Arktik atau Kutub Utara atau di lepas pantai utara Kanada.

Menurut rilis pemerintah Kanada, beberapa bulan lalu para arkeolog mendirikan kemah es di atas bangkai kapal HMS Erebus, kapal kayu yang ditinggalkan awalnya pada tahun 1848 saat ekspedisi Arktik.

Sejumlah ekspedisi penyelaman dilakukan di lokasi bangkai kapal tersebut, yang ditemukan pada 2014.

Dikutip dari laman Herald Online, Kamis (29/12), pada September dilakukan 56 penyelaman terpisah di bangkai kapal tersebut selama 11 hari. Aktivitas ini memberi para peneliti pemahaman yang lebih komprehensif tentang kapal tersebut, salah satu bangkai kapal kayu yang "paling terawat" di dunia, menurut departemen pertamanan Kanada.

Hal yang menarik bagi penyelam adalah kabin letnan dua dan tiga serta tempat makan sekaligus dapur atau pantry.

Di dalam pantry kapal setinggi 30 meter itu terdapat banyak peralatan makan, termasuk piring maupun piring saji. Namun, penemuan yang paling "luar biasa" adalah sebuah buku, kata salah satu penyelam, Ryan Harris.

"Kami menemukan folio - sampul buku kulit, dengan emboss indah - dengan halaman di dalamnya," kata Harris.

"Ini sebenarnya memiliki pena bulu yang masih terselip di dalam sampulnya seperti jurnal yang bisa Anda tulis dan letakkan di meja samping tempat tidur Anda."

Artefak yang ditemukan dimiliki bersama oleh pemerintah Kanada dan Inuit Heritage Trust, sebuah organisasi yang didedikasikan untuk melindungi warisan penduduk asli Kanada. [pan]