Penyelamatan Krusial Kiper PSM Makassar Jadi Kunci ke Semifinal

Luzman Rifqi Karami, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 1 menit

VIVAPSM Makassar terus membuat kejutan di turnamen pramusim Piala Menpora 2021. Mereka melaju ke semifinal usai mengalahkan PSIS Semarang lewat babak adu penalti dengan skor 4-2 (0-0) di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat, 9 April 2021.

Pelatih PSM Syamsuddin Batola bersyukur atas raihan bagus yang dilalui oleh timnya. Meski berstatus tidak diunggulkan, nyatanya Juku Eja mampu menembus semifinal. Kuncinya, adalah bermain disiplin dan bekerja keras.

"Bersyukur kita lolos ke semifinal. Tadinya kita dianggap underdog atau kuda hitam. Tetapi pemain bekerja keras dan disiplin. Itulah yang mereka lakukan di lapangan," kata Syamsuddin.

Syamsuddin mengatakan, sejak awal instruksi yang dia minta adalah semua pemain bekerja keras sepanjang dua babak. Selain itu mereka juga mengantisipasi adu penalti dengan menyiapkan algojo dan kiper.

"Saya ucapkan syukur, mereka hanya saya instruksikan kerja keras. Untuk adu penalti itu sudah kita siapkan sejak di Makassar termasuk siapa saja penendangnya," ujar Syamsuddin.

Kunci kemenangan PSM di sesi adu penalti juga berkat ketangkasan penjaga gawang mereka Hilman Syah. Keberhasilan Hilman menepis dua penendang PSIS, Pratama Arham dan Hari Nur Yulianto, mengangkat mental pemain PSM.

"Artinya Hilman percaya diri, dan dia bisa baca arah bola penendang hingga menggagalkan dua tendangan penalti. Itulah yang mengangkat moral pemain kami," tutur Syamsuddin.

Di sisi lain, dia juga meminta pemainnya untuk bermain bertahan. Terutama di babak kedua. Zulkifli Syukur Cs diminta bermain bertahan sembari menunggu momen menyerang lewat skema serangan balik.

"Itulah kami menginstruksikan bertahan tetapi juga bersiap untuk serangan balik. Karena saat menit ke 70 terjadi hujan deras dan lapangan licin pemain saya minta untuk cepat mengambil keputusan," kata Syamsuddin.