Penyelenggara Incar GP Australia Jadi Penentu Juara Dunia F1

Scherazade Mulia Saraswati
·Bacaan 2 menit

Selasa (12/1/2021) kemarin, F1 merilis revisi kalender musim ini dengan sejumlah perubahan. Di antaranya Bahrain jadi seri pembuka, kemudian Imola kembali berstatus tuan rumah, serta Australia dijadwalkan 19-21 November.

Tak lagi secara tradisional menggelar balapan pertama Formula 1 seperti tahun-tahun sebelumnya, Australian Grand Prix Corporation (AGPC) malah melihat pengunduran GP Australia sebagai hal menggembirakan.

Pasalnya, dengan jadwal diundur ke November, membuat GP Australia berpotensi jadi penentuan juara dunia F1.

“Lewis Hamilton telah memenangi kejuaraan di putaran ketiga terakhir dalam empat tahun terakhir,” ucap CEO AGPC, Andrew Westacott.

“Kali terakhir Australia jadi tuan rumah ajang Formula 1 pada November adalah di Adelaide musim 1995.

“Tahun itu, balapan dimenangi Damon Hill di Adelaide. Dia memenangi putaran pertama di Australia pada 1996, dan Michael Schumacher adalah pemenang kejuaraan dunia, sekali lagi di putaran ketiga terakhir.”

Baca Juga:

F1 Tunda GP Australia, Imola Masuk Kalender 2021 Pandemi Belum Reda, FIA Ragu F1 2021 Berjalan Mulus Tim-tim F1 Setuju Tes Bahrain Digelar Maret

Penundaan jadwal GP Australia lantaran pembatasan, serta ketidakpastian perjalanan internasional yang terus berlanjut akibat dampak dari pandemi Covid-19.

AGPC pun berharap situasi bakal kondusif saat balapan di Melbourne digelar nanti, sembari menerapkan beberapa prosedur karantina, meski rinciannya belum diselesaikan sekarang ini.

Kemudian mengenai tiket, walau penyelenggara belum menjualnya, tetapi sudah ada perencanaan untuk memodifikasi kawasan Albert Park. Tribun lebih kecil akan digunakan, sebagai langkah demi memastikan event dan kerumunan dikelola dari sudut pandang pandemi.

Westacott sendiri tetap optimistis, bahwa event GP Australia masih akan menarik banyak penggemar untuk datang menonton langsung jalannya balapan F1 di sirkuit.

“Salah satu hal yang kami kerjakan dengan sangat hati-hati di Grand Prix Corporation adalah setiap fasilitas yang kami miliki aman dari Covid-19, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan Pemerintah Victoria,” ucapnya.

“Kami memiliki venue outdoor yang luas. Kami memiliki fasilitas besar yang dapat disesuaikan dengan persyaratan kesehatan, dan dari sudut pandang Covid-19. Saya pikir itu akan jadi sesuatu yang memungkinkan kami untuk mulai menjual tiket, serta dalam jumlah yang besar.

“Jelas itu akan tergantung di mana tiket tersebut dapat dijual; Victoria, antarnegara bagian, luar negeri mungkin menjadi tantangan, namun ada banyak orang yang belum pernah mencicipi motorsport secara nasional dari sudut pandang Formula 1. Jadi, kami berharap banyak orang dari antarnegara bagian mudah-mudahan bisa datang dengan melintasi perbatasan ke Victoria.”