Penyelenggara Jasaboga-DKI kolaborasi bina ratusan UMKM kuliner

Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (DPD PPJI) DKI Jakarta berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan kementerian terkait, untuk membina ratusan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kuliner.

"Salah satunya kita minta mereka mengikuti pelatihan bimbingan teknis terpadu tentang kewirausahaan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta," kata Ketua DPD PPJI Provinsi DKI Jakarta, Siti Djumiadini di sela rapat kerja daerah dan cabang organisasi itu di Jakarta, Rabu.

Selain itu, program binaan lainnya yakni bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam menyosialisasikan tata cara pengurusan sertifikasi halal dalam bidang pelayanan industri.

"Khusus PPJI DKI, kami menggaet Kementerian Koperasi dan UMKM, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Kesehatan DKI untuk membina 300 pelaku UMKM," kata dia.

Baca juga: Ekonom sebut penting arahkan produk UMKM agar diminati pasar

Sementara itu, Sekretaris Umum DPD PPJI Provinsi DKI Jakarta Sonny A Suzanto menyebutkan kegiatan rapat kerja daerah (Rakerda) dan rapat kerja cabang (Rakercab) tersebut sempat tertunda lantaran pandemi COVID-19.

Tujuan Rakerda dan Rakercab, menurut Sonny sebagai bahan evaluasi dan kajian lebih lanjut bagi para peserta untuk menetapkan arah kebijakan organisasi, program kerja, serta anggaran pendapatan dan belanja periode 2018-2023 DPD PPJI Provinsi DKI Jakarta.

"Diharapkan Rakerda ini akan menghasilkan program kerja yang bermanfaat bagi seluruh anggota PPJI," ujar Sonny.

Ketua Panitia Rakerda dan Rakercab II/2022 DPD PPJI DKI Jakarta, serta DPC PPJI Lima Wilayah Yoyok Harisucahyo mengungkapkan rencana program fokus terhadap pemulihan ekonomi melalui bisnis kreatif UMKM di Jakarta.

Baca juga: DKI buka gerai izin usaha bantu pelaku UMKM baru

"Ke depannya kita punya program bersama Pemprov DKI untuk lebih memajukan dunia usaha khususnya bisnis ekonomi kreatif dan UMKM DKI Jakarta," kata Yoyok.