Penyelenggaraan GP Miami Ditunda akibat Pandemi Covid-19

Adam Cooper
·Bacaan 2 menit

Sesuai kesepakatan dengan promotor setempat, CEO Formula 1, Chase Carey, mengutarakan bahwa keputusan itu bersifat sementara menunggu situasi membaik. GP Miami bakal dilaksanakan di sekitar Hard Rock Stadium, yang jadi markas klub NFL, Miami Dolphins.

“Untuk GP Miami, kami masih terlibat aktif,” katanya kepada analis Wall Street. “Dan kami telah terlibat pembicaraan dengan petinggi Dolphins Group beberapa pekan lalu.”

“Saya kira kedua pihak setuju bahwa ketika masalah virus ini mengemuka dan dengan ketidakpastian menyertai, maka lebih baik kami berjalan sedikit lebih lambat, dan mencoba mencapai posisi di mana kami bisa memiliki pandangan lebih jelas terkait bagaimana ini akan terjadi.

“Kami mungkin sangat antusias seperti sebelumnya dengan kesempatan di Miami. Tapi kami menilai jalan berhati-hati untuk memastikan kami percaya diri.”

Baca Juga:

Carey Optimistis F1 Tarik Peminat Baru meski Honda Mundur

Meski mundur sejenak, sejatinya Dolphins Group terus berkoordinasi dengan Formula 1. Mereka sedang merencanakan peluncuran serta mengkaji beragam aspek yang mesti dipenuhi untuk menjamin keamanan semua pihak yang terlibat.

“Saya pikir untuk balapan baru, kami ingin meluncurkan dengan cara tepat, dan kami berpikir hal yang benar adalah mencoba dan melaju sedikit lebih lambat hingga mendapat visibilitas lebih baik, apakah itu vaksin, atau perawatan, atau tes,” ujarnya.

“Dan, pada akhirnya, mengembangkan olahraga di Amerika Serikat, seperti yang kami katakan selama ini, bukan hanya rancangan 12 bulan, ini adalah rencana jangka panjang. Lebih penting melakukan dengan benar daripada cepat. Virus mewakili tantangan sampai Anda punya pemahaman lebih baik tentangnya.

“Kami masih terikat, tapi kami akan terus memonitor lingkungan lebih luas dan melihat kapan waktu yang masuk akal untuk bergerak ke fase selanjutnya.”

Baca Juga:

Vettel Tertantang Taklukkan Musim Baru dengan Aston Martin

Tentang kalender balapan 2021, Carey tetap optimistis. Musim depan akan dimulai di Melbourne, Maret, dan diikuti Bahrain, Cina dan Vietnam.

“Kami merasa cukup baik tentang tahun depan. Event-event awal kami, mungkin adalah yang paling kami bahas secara mendalam.

“Semua tampak percaya diri menyambut fan dan menggelar event itu, kalau tidak normal, rasanya itu mendekati normal. Kami menerima antusiasme besar, tapi masih ada ketidakpastian,” ucapnya.