Penyelidikan Tewasnya WN Korea di Balikpapan Dihentikan, Korban akan Dikremasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menghentikan penyelidikan kasus tewasnya IS (49), warga negara Korea Selatan, yang tinggal di lantai 23 apartemen di belakang Balikpapan Plaza, atas permintaan keluarga mendiang. Korban sebelumnya ditemukan tewas terjatuh.

"Karena itu kasusnya dianggap selesai dan ditutup," kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Polisi Yusuf Suteja, Minggu (5/5). Dikutip dari Antara.

Kakak korban sebagai perwakilan keluarga, didampingi staf Kedutaan Besar Korea Selatan, datang melihat jenazah yang disimpan di kamar mayat RS Bhayangkara di Jalan Jenderal Soedirman, Balikpapan.

Keluarga IS kemudian menyatakan tidak perlu lagi dilakukan bedah mayat atau autopsi, melainkan segera dikremasi (dibakar). Dari kremasi itu, abu mendiang akan dibawa pulang.

Adapun isi pesan dari lembaran bertuliskan huruf Korea yang ditemukan di kamar korban, menurut Kabid Humas, adalah permintaan maaf dan beberapa hal mengenai barang-barang korban. Barang peninggalan saat itu juga diurus keluarga.

IS ditemukan tewas di halaman apartemen pada Kamis (2/6). Polisi menemukan lembar kertas berisi permintaan maaf tersebut di kamar apartemen korban.

Diketahui bahwa IS adalah seorang manajer proyek Refinery Development Master Plan Joint Operation (RDMP JO) atau proyek peningkatan kapasitas kilang minyak Pertamina Balikpapan.

Dalam enam bulan ini, setidaknya sudah dua kali warga Korea Selatan terlibat kasus di Balikpapan. Sebelum ini, Park, yang juga bekerja di Proyek RDMP memukul seorang karyawan perempuan bernama Yunita.

Kasus tersebut kemudian selesai dengan perdamaian dan disaksikan polisi di Polres Balikpapan. Namun demikian, Park tetap diberhentikan dari PT Daeh, perusahaan tempatnya bekerja, yang merupakan kontraktor di proyek RDMP. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel