Penyelundupan 169 Kg Sabu dari Timur Tengah Berhasil Digagalkan di Aceh

Merdeka.com - Merdeka.com - Satuan Tugas (Satgas) NIC Dittipidnarkoba Mabes Polri bekerja sama dengan Ditresnarkoba Polda Aceh dan Bea Cukai Aceh, menggagalkan penyelundupan sabu seberat 169 kilogram di Pantai Riting, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar.

Diresnarkoba Polda Aceh Kombes Pol Ruddi Setiawan mengatakan, penyelundupan sabu dalam jumlah besar itu dikendalikan sindikat Timur Tengah dengan melakukan pelangsiran lewat kapal nelayan oleh sindikat Aceh.

Tim gabungan melakukan penyelidikan selama sebulan. Hingga membuahkan hasil tertangkapnya dua orang anak buah kapal (ABK) di Perairan Pantai Riting, Aceh Besar.

"Keduanya mengaku baru saja menjemput sabu dari kapal induk, dan rencana akan didaratkan di Pantai Riting," kata Ruddi, Rabu (27/4).

Setelah dilakukan pengembangan, tim gabungan membekuk tujuh pelaku lainnya dengan peran yang berbeda. Total sembilan orang ditangkap polisi.

Para pelaku penyelundup sabu itu masing-masing berinisial AR (40) dan JF (42) yang merupakan tekong dan ABK penjemput sabu dari laut. Kemudian ZLF (33), MRN (24), BT (19), dan ZF (30) sebagai penjemput di darat.

Selanjutnya MYK (39), SF (41), dan BD (48) yang disebut polisi sebagai pengendali darat jaringan Timur Tengah-Aceh.

Selain sabu sebanyak 169 kilogram yang ditaruh dalam karung, polisi turut mengamankan barang bukti satu unit perahu serta mobil pikap dan 14 handphone.

Berdasarkan hasil penyelidikan, sindikat ini dikendalikan oleh warga negara asing yang kini berstatus DPO. Sementara satu orang lainnya yang terkait kasus tersebut, inisial RS juga ditetapkan sebagai DPO.

"Tim gabungan bekerja sama dengan counterpart internasional masih melakukan pengembangan dan mencari DPO ini," ujar Kombes Pol Ruddi Setiawan. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel