Penyerang Cebongan Anggota Kopassus  

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Investigasi TNI Angkatan Darat, Brigadir Jenderal Unggul Yudhoyono, mengatakan, para pelaku penyerangan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Cebongan, Sleman, Yogyakarta, adalah anggota Kopassus Grup 2 Kartasura. Ada 11 anggota Kopassus terlibat penyerangan tersebut.

"Penyerangan merupakan tindakan reaktif atas kabar terbunuhnya serdadu kepala Santoso," kata Unggul di Media Center TNI Angkatan Darat, Kamis, 4 April 2013.

Unggul menjelaskan, keterlibatan anggota Kopassus diketahui atas pengakuan para pelaku. Kesebelas pelaku mengakui perbuatannya pada hari pertama tim investigasi TNI Angkatan Darat dibentuk.

Dari 11 pelaku, hanya satu orang berinisial U yang bertindak sebagai eksekutor, delapan orang di antaranya mendukung aksi eksekusi, dan dua sisanya mencoba mencegah tindakan rekan-rekannya.

"Pelaku merasa berutang budi pada Santoso karena pernah dibantu saat operasi," kata Unggul. "Para pelaku sangat responsif dan bertanggung jawab, mengakui perbuatannya pada hari pertama investigasi," ujarnya.

Sabtu dinihari dua pekan lalu, Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, Yogyakarta, disatroni belasan orang bersenjata senapan laras panjang, pistol, dan granat. Mereka menerobos gerbang penjara, menahan sipir, dan menembak mati empat tahanan. Keempatnya adalah tersangka pertikaian di Hugo’s Cafe, Sleman, 19 Maret lalu, yang menewaskan Sersan Satu Santoso, anggota Komando Pasukan Khusus.

ANANDA BADUDU

Berita Terkait:

Kasus Cebongan, Ketika Detektif Dunia Maya Beraksi

Malam Jahanam di Cebongan

Polri Curiga Orang Sipil Terlibat Kasus Cebongan

Topik Terhangat:

EDISI KHUSUS Guru Spiritual Selebritas || Serangan Penjara Sleman|| Harta Djoko Susilo|| Nasib Anas

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.