Penyesalan dan Dendam, 2 Amunisi Inter Milan untuk Membalas Juventus di Leg Kedua Coppa Italia

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte menegaskan skuadnya akan membalas kekalahan dari Juventus pada leg pertama semifinal Coppa Italia. Menurut Conte, Inter kalah karena kesalahan bodoh dan naif.

"Pada dasarnya, kami melakukan semuanya sendiri," kata Conte yang kesal kepada RAI Sport.

“Juventus memanfaatkan dua kesalahan naif kami untuk mencetak gol mereka. Kami harus lebih klinis dan kejam, karena kami banyak menciptakan peluang," imbuhnya.

Inter Milan unggul pada menit ke-9 melalui Lautaro Martinez. Namun, dua gol Cristiano Ronaldo pada menit ke-26 dan 35 membuyarkan asa Inter memenangi leg pertama ini.

“Performanya luar biasa, hanya saja hasilnya negatif. Kami menghadapi Juve, ini benar-benar mengecewakan, karena kami pantas mendapatkan lebih ketimbang hasil akhir ini," lanjutnya.

“Juventus nyaris tidak menciptakan apa pun dan saya tidak ingat Samir Handanovic melakukan penyelamatan. Jika kita tidak membuat dua kesalahan itu...," sesalnya.

“Saya menghormati semua penilaian, tetapi faktanya adalah jika kami memenangkan pertandingan ini 2-0, tidak ada yang akan mengeluh. Hasil akhir mengaburkan kinerja tim secara keseluruhan," tegas Conte.

Leg Kedua

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, mencetak gol ke gawang Inter Milan pada laga Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (2/2/2021). Juventus menang dengan skor 2-1. (AP/Luca Bruno)
Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, mencetak gol ke gawang Inter Milan pada laga Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (2/2/2021). Juventus menang dengan skor 2-1. (AP/Luca Bruno)

Romelu Lukaku dan Achraf Hakimi diskors untuk leg pertama ini, sementara Arturo Vidal dan Alexis Sanchez akan absen untuk leg kedua pada 9 Februari.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa dengan kekalahan kandang 1-2, kami harus memenangkan leg kedua di sana dengan dua gol tersisa, jadi nanti itu bukan berjalan-jalan di taman.”

Di saat krusial ini, Conte juga mendapat pertanyaan mengenai krisis keuangan yang dialami Inter Milan karena pembicaraan untuk menjual klub ke BC Partners gagal.

"Ini situasi yang aneh, tidak ada gunanya menyangkalnya. Kami memulai dengan sebuah proyek dan proyek itu pada dasarnya berhenti pada bulan Agustus.”

Sumber: Football Italia

Saksikan video pilihan berikut ini: