Penyesalan Manajer Manchester United: Ah, Kenapa Batal Ganti David De Gea dengan Dean Henderson Jelang Adu Penalti Final Liga Europa

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Sebuah pengakuan jujur dilontarkan Ole Gunnar Solskjaer. Sang manajer Manchester United itu mengakui ia sempat mempertimbangkan mengganti David De Gea dengan Dean Henderson sebelum babak adu penalti.

Dini hari tadi Manchester United berhadapan dengan Villarreal di final Liga Europa musim 2020-2021. Laga ini dilanjutkan hingga babak adu penalti setelah skor sama kuat 1-1 hingga babak perpanjangan waktu.

Manchester United akhirnya tumbang di babak adu penalti dengan skor 11-10. Di babak adu penalti ini, De Gea kerap salah membaca arah penalti Villarreal.

Banyak pihak mempertanyakan mengapa Solskjaer tetap mempertahankan De Gea di babak adu penalti. Mengingat kiper asal Spanyol itu punya catatan yang buruk dalam adu penalti.

Solskjaer mengakui bahwa ia sempat mempertimbangkan untuk mengganti De Gea dengan Henderson. Namun ia akhirnya membatalkan rencana itu karena ia percaya De Gea bisa menjadi pahlawan Manchester United di babak adu penalti.

"Saya sudah memperkirakan setiap skenario yang bisa terjadi, dan saya sempat mempertimbangkan langkah itu (memasukkan Henderson), namun pada akhirnya kami percaya dengan David."

"Kami sudah mempersiapkan diri, namun di babak adu penalti apapun bisa terjadi. Jadi saya tetap mempertahankan kiper yang sudah bermain di sepanjang laga."

Nasi Menjadi Bubur

Kiper Villarreal, Geronimo Rulli berhasil menepis eksekusi penalti kiper Manchester United, David De Gea dalam babak adu penalti laga final Liga Europa 2020/2021 di Gdansk Stadium, Polandia, Rabu (26/5/2021). Villarreal menang 12-11 (1-1) atas Manchester United. (AP/Adam Warzawa/Pool)
Kiper Villarreal, Geronimo Rulli berhasil menepis eksekusi penalti kiper Manchester United, David De Gea dalam babak adu penalti laga final Liga Europa 2020/2021 di Gdansk Stadium, Polandia, Rabu (26/5/2021). Villarreal menang 12-11 (1-1) atas Manchester United. (AP/Adam Warzawa/Pool)

Nasi sudah menjadi bubur, Solskjaer pribadi tidak menyesalkan timnya kalah di babak adu penalti. Namun ia kecewa karena timnya tidak bisa menyelesaikan pertandingan di waktu normal.

"Saya bisa bilang bahwa kami sudah melakukan yang terbaik di babak adu penalti. Namun kami tidak bermain cukup baik selama 120 menit untuk mencetak lebih banyak gol dan itu mengecewakan,"

"Kami tampil menekan, dan kami memiliki beberapa momen di mana kami bisa mencetak gol, namun itu tidak terjadi," ujarnya.

Manchester United memastikan diri mengakhiri musim 2020-2021 tanpa satupun gelar juara. Dengan ini puasa gelar mereka resmi berlanjut hingga tahun kelima.

Sumber asli: Manchester United

Disadur dari: Bola.net (Serafin Pati, Published 27/5/2021)

Video