Penyesalan Terbesar BCL di Hari Meninggalnya Ashraf Sinclair

Tasya Paramitha, Isra Berlian
·Bacaan 3 menit

VIVA – Hampir satu tahun berlalu sejak kepergian aktor Ashraf Sinclair. 18 Februari 2020 lalu, Ashraf meninggal dunia karena serangan jantung.

Ashraf diketahui sempat tidak sadarkan diri di kamarnya saat itu sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit. Kepergian Ashraf yang mendadak kala itu membuat sang istri, Bunga Citra Lestari (BCL) mengaku sempat merasa menyesal.

Hal itu diungkapkannya dalam channel YouTube Itsme BCL. Unge, sapaan BCL, mengungkapkan rasa penyesalannya kepada Daniel Mananta. Hal ini lantaran dia merasa tidak memiliki waktu yang banyak untuk Ashraf Sinclair.

"Begitu pulang dari Idol, lo ke rumah. Kalau enggak salah, lo masih ngelakuin kerjaan atau apa," tanya Daniel, dikutip Minggu, 14 Februari 2021.

"Setelah selesai acara itu ada beberapa hal yang harus gue kerjain meski itu udah jam 2 pagi. Masih harus ngelakuin beberapa hal karena priorotas kerja waktu itu, gue kayak satu penyesalan terbesar gue. Kayak ya gue berharap gue bisa lebih punya waktu banyak, tapi enggak ada yang tahu," ujar Bunga.

Klik halaman selanjutnya untuk tahu lebih banyak.

Mendengar hal itu Daniel Mananta mencoba memberikan pengertian kepada BCL. Ia tidak boleh menyalahkan dirinya sendiri atas kepergian sang suami kala itu.

"Emang apa yang lo lakuin kalau misalnya waktu itu enggak prioritas lo kerja? Menurut gue, I'm sorry, Nge, lo enggak boleh nyalahin diri lo juga menurut gue malam lo itu lo minta pendapatnya Asharaf, foto mana sih yang bagus, you know it's like," ujar Daniel.

BCL lantas menjelaskan bahwa momen meninggalnya Ashraf membuatnya tersadar. BCL mengaku kala itu terlalu sibuk mengejar hal yang ternyata tidak berarti sama sekali.

"Ya cuma kayak waktu sebelumnya ya kayak ini yang gue rasain. Gue kayak lari terus loh, Niel. Lari ngejar apa sih? Ngejar apa? It's mean nothing beneran. Abis itu kayak apa yang gue kejar selama ini enggak ada," jelas Bunga.

"Lo lari sama Ashraf atau?" tanya Daniel.

Baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui berita selengkapnya.

"Gue lari dengan diri gue sendiri, dengan karier gue. Bukan berarti gue enggak peduli. Maksudnya, gue punya waktu sama Ashraf tentunya. Punya waktu buat anak gue tentu. Cuma jika gue tau waktunya segini pasti beda. Pilihan gue akan beda. Cuma gue enggak tahu (itu akan terjadi)," jelas Bunga Citra Lestari.

BCL juga menambahkan bahwa hal yang dilakukannya selama ini tidak bermakna apa-apa pasca meninggalnya sang suami.

"Ketika lo kehilangan seseorang dan lo tahu it means nothing, ternyata ngapain lo lari-lari? You know it's just slow down, like enjoy every moment you have. Kenapa lo lari terus? Apa sih yang lo kejar? Banyak yang lo lewat gitu, lewat aja jadi gue," jelas dia.

Momen kepergian Asharaf dan disusul pandemi pada Maret lalu akhirnya membuat BCL untuk berhenti sejenak dari hiruk pikuk pekerjaannya.

"Kayak ngerasa ketika Asharaf pergi dan pandemi ini terjadi, di situlah gue berhenti. I stop, slow down everything, taking my time. Even sampai kayak Idol, gue bilang taking my time. Enggak siap gue, enggak siap ngelakuin. Buat gue, selama ini terlalu berdedikasi, menyenangkan banyak orang. I think gue mau isi hidup gue, ngisi jiwa gue. Jadi memang gue napas dulu, Berusaha napas," ujar BCL.