Penyidik KPK Segel Mobil RI 9 Butuh 20 Menit

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pimpinan Novel Baswedan dan empat petugas lainnya mendatangi rumah dinas Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mukhtar di Widya Candra III, No 7, Jakarta, Kamis (3/10/2013) dini hari, hanya untuk menyegel mobil RI 9.

Penyegelan mobil dari pantauan Tribunnews.com di lokasi yang hanya memakan waktu 20 menit berjalan lancar. Tidak ada penolakan dari petugas jaga ketika Novel dan penyidik KPK lainnya memasuki gerbang rumah tersebut untuk melakukan penyegelan.

"Saya tidak pada posisi memberi keterangan, nanti pak Johan Budi saja," begitu komentar Novel ketika dikonfirmasi apa saja yang dilakukan penyidik selain melakukan penyegelan mobil yang sehari-hari dipakai dinas oleh Akil Mukhtar.

Mobil dinas Ketua Mahkamah Konstitusi bernomor RI 9 tipe Toyota Royal Saloon warna hitam dipasangi garis sita warna merah hitam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelumnya, sekitar pukul 21.00 WIN, penyidik KPK menangkap dua orang dari rumah dinas Akil. Menurut saksi mata pedagang sate keliling di sekitar Kompleks Widya Chandra, bernama Ahmad Yani, mengungkapnya sekitar jam segitu ada tiga mobil KPK terparkir.

Dari pantauan Tribun, beberapa orang yang ditangkap itu dibawa ke gedung KPK menggunakan sekitar empat mobil milik KPK, sekitar 21.50 WIB.

Belum diketahui persis siapa oknum yang ditangkap tim satgas KPK tersebut. Pihak KPK belum menyatakan resmi terkait sejumlah oknum yang ditangkap tersebut. (Yogi Gustaman)

Baca Juga:

Kompol Novel Baswedan Pimpin Penyegelan Ruang Kerja Akil Mochtar

KPK Juga Tangkap Calon Incumbent Butapi Gunung Mas

Mobil Dinas Akil Mohctar Berplat RI 9 Disegel KPK

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.