Penyintas COVID-19 Kini Bisa Vaksin Setelah 1 Bulan Sembuh

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Jika sebelumnya para penyintas COVID-19 hanya boleh divaksinasi setelah 3 bulan, kini pemerintah telah menyetujui aturan vaksinasi untuk penyintas minimal 1 bulan setelah sembuh.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran HK.02.02/I/2524/2021 Kementerian Kesehatan Tentang Vaksinasi COVID-19 bagi penyintas.

Dalam aturan tersebut tertera sejumlah ketentuan seperti:

1. Penyintas dengan derajat keparahan penyakit ringan sampai sedang, vaksinasi diberikan dengan jarak waktu minimal 1 (satu) bulan setelah dinyatakan sembuh

2. Penyintas dengan derajat keparahan penyakit yang berat, vaksinasi diberikan dengan jarak waktu 3 (tiga) bulan setelah dinyatakan sembuh

3. Jenis vaksin diberikan kepada penyintas disesuaikan dengan logistik vaksin yang tersedia

Aturan 3 bulan

Aturan Kementerian Kesehatan ini pun turut diunggah dr RA Adaninggar SpPD di akun instagram pribadinya. Ia sempat menyampaikan bahwa sebenarnya penyintas COVID-19 tidak perlu menunggu 3 bulan untuk melakukan vaksinasi.

"Tidak ada alasan medis khusus ya kenapa kok harus menunggu 3 bulan karena sebenarnya kapan pun setelah sembuh boleh langsung vaksin. Pertimbangannya adalah untuk prioritas cakupan vaksinasi mengingat stok vaksin kita belum sangat melimpah," katanya.

Dalam waktu 3 bulan itu, kata dia, penyintas dianggap masih memiliki kekebalan meskipun bertahannya kekebalan pada tiap orang juga berbeda-beda.

"Seandainya kalo sebelum 3 bulan sudah dapat vaksin gimana? Ya gpp secara medis," jelasnya.

Infografis 5 Saran Dokter untuk Penyintas Covid-19

Infografis 5 Saran Dokter untuk Penyintas Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 5 Saran Dokter untuk Penyintas Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel