Pep Guardiola Bongkar Resep Jitu Taktik Manchester City

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVAPep Guardiola memiliki ciri khas dalam menerapkan taktik di Manchester City pada musim ini. Salah satunya adalah peran Joao Cancelo sebagai bek sayap.

Dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Borussia Moenchengladbach di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Rabu dini hari WIB 17 Maret 2021, Cancelo dimainkan di posisi bek sayap kiri.

Tapi pergerakan bek asal Portugal itu kerap masuk sebagai gelandang bertahan. Metode ini yang sering dijumpai dalam setiap pertandingan ManCity di semua kompetisi.

Guardiola membeberkan resep jitu taktiknya ini. Menurut dia, cara tersebut diambil ketika masih membesut Bayern Munich beberapa musim lalu.

"Idenya datang dari Jerman. Alasan utamanya adalah memiliki lebih banyak pemain di tengah untuk mengoper bola. Empat, lima, atau enam pemain untuk melakukan operan pendek memiliki kendali lebih," kata Guardiola, dikutip dari laman resmi UEFA.

Peran Cancelo tidak cuma baik ketika ManCity membangun serangan. Dalam menahan upaya lawan menciptakan peluang pun, dia berperan penting memutus aliran bola.

Cara ini yang kemudian membuat Moenchengladbach kesulitan untuk memecah kebuntuan. Mereka harus pasrah menelan pil pahit kalah dua gol tanpa balas dari ManCity.

Guardiola begitu senang dengan penampilan anak asuhnya dalam pertandingan kali ini. Mereka mampu mendominasi penguasaan bola mencapai 64 persen.

"Ini adalah penampilan yang bagus. Kami mengontrol dari awal. Kami tiba di sini dengan hasil leg pertama yang bagus. Setelah dua gol awal, semuanya lebih mudah," tuturnya.

"Cara kami bermain benar-benar bagus. Kami memindahkan bola dengan cpeat dengan pemain di posisi yang berbeda," imbuh juru taktik asal Spanyol tersebut.

Hasil ini membuat ManCity lolos ke perempat final Liga Champions dengan keunggulan agregat 4-0 atas Moenchengladbach.