Pep Guardiola Ungkap Rahasia Suksesnya: Punya Pemain Bagus

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 1 menit

VIVA – Dengan Manchester City yang menguasai puncak klasemen sementara Premier League serta final Liga Champions yang sedikit lagi digapai, nama Pep Guardiola pun mulai kembali berkibar. Dan Guardiola mengungkapkan rahasia suksesnya.

Sejak mengambil alih posisi manajer ManCity, Guardiola telah memenangkan 2 trofi Premier League, 4 Piala Liga, dan 1 Piala FA. Hanya satu trofi yang belum dimenangkan Guardiola di ManCity, yaitu Liga Champions.

"Satu-satunya alasan (saya bisa sukses) adalah kualitas para pemain yang kami miliki. Pemain yang dapat memahami apa yang kami mau dan bisa segera mengubah beberapa ide karena mereka cerdas dan bagus," kata Guardiola.

"Tidak ada lagi rahasia sukses. Anda bisa memenangkan sesuatu yang penting dalam satu musim, tetapi untuk konsisten selama bertahun-tahun hanya ada satu rahasia: memiliki pemain berkualitas," lanjutnya dilansir Marca

"Ketika Anda memiliki tim seperti ini, jaminan sukes. Itu sebabnya kami harus berusaha untuk membeli pemain sebaik mungkin. pemain sebanyak mungkin, dan Anda bisa mempertahankannya untuk waktu yang lama," tambahnya.

Selain memiliki skuad bagus, Guardiola juga sangat menyukai pemain yang bisa mengontrol bola dengan bagus. Pasalnya, kontrol bola yang bagus bisa menjadi cara terbaik untuk bertahan, selain untuk melakukan serangan juga.

"Saya menyukai pemain dengan kemampuan mengontrol bola. Itu salah satu prinsip terbesar yang saya cari dari tim dan para pemain. Mengontrol bola adalah cara terbaik bertahan. Para pemain harus bisa menjaga bola dalam keadaan sulit."

"Saya banyak bermain dengan banyak pemain lini tengah. Saya tidak tahu mengapa, tetapi saya memiliki perasaan bahwa para pemain bisa bermain lebih baik dengan pendekatan ini. Tapi pada saat yang sama kami butuh semua pemain," katanya.

"Semua pemain penting tetapi saya harus mengakui bahwa para pemain tahu saya suka ketika hanya mengontrol bola dan setelah kami melihat apa yang bisa dihasilkan dengan itu. Itu terjadi di Barcelona, ??Bayern Munich dan di sini juga."