Peparnas dan PON 2021 Buka Peluang Wisata bagi Papua

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pesta Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2021 membawa peluang besar bagi Papua untuk menjadi destinasi wisata unggulan.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (BPD PHRI) Papua, Syahrir Hasan. Menurutnya, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI yang sama-sama diselenggarakan di Papua tidak hanya sebagai alat pemersatu bangsa, tapi menjadi awal pembuka pintu peluang bagi Papua menuju destinasi wisata unggulan berikutnya.

"Baik PON maupun Peparnas ini membawa perubahan di sisi ekonomi terhadap Papua, dan pelaksanaan keduanya yang membawa kehadiran ribuan mata ke bumi Cendrawasih ini secara tidak langsung menjadikan ajang promosi kepada mereka akan kemajuan Papua, baik dari segi ekonomi maupun pembangunannya," kata Syahrir dalam keterangan pers Kementerian Pemuda Dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Kamis (4/11/2021).

Promosi Wisata

Syahrir menambahkan, ribuan mata yang diwakili oleh kehadiran para atlet dan tim ofisial di tanah Papua menjadi salah satu cara promosi pariwisata Papua. Hal ini juga dibantu awak media yang ikut menyiarkan dan memperkenalkan Papua lewat kedua ajang perhelatan akbar nasional tersebut.

"Mereka kini bisa melihat sisi lain berupa keindahan alam dan budaya dari Papua secara langsung dan dekat, yang mungkin selama ini lebih banyak disiarkan media hanyalah kabar seputar kejadian yang kurang mengenakkan dari sisi keamanan," ujarnya.

Untuk itu, Syahrir mengucapkan rasa terima kasih terhadap Pemerintah Pusat atas kepercayaannya terhadap Provinsi Papua ini untuk menggelar dua ajang pekan olahraga bergengsi tingkat nasional.

"PHRI Papua memberikan apresiasi yang sangat luar biasa kepada Pemerintah Pusat, karena penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI ini berdampak ekonomi yang luar biasa. Pergerakkan ekonomi 65 hotel di sini semenjak adanya kedua event tersebut terus tumbuh. Khususnya di kawasan Entrop dan Abepura, kini mengalami penambahan 14 hotel berbintang," katanya.

Harapan Syahrir

Syahrir berharap, Papua kelak bisa seperti destinasi wisata unggulan layaknya Bali, Labuan Bajo, dan Danau Toba lewat berbagai keindahan alam yang luar biasa yang belum banyak tersentuh, serta keragaman budaya yang dimiliki.

Hal ini dibarengi dengan kesiapan infrastruktur baik jalan, moda transportasi, fasilitas kelistrikan, sarana air bersih, dan tempat penginapan. Termasuk pula infrastruktur telekomunikasi yang sudah tersedia, serta dukungan Pemerintah Pusat hingga daerah.

"Dengan semua infrastruktur yang telah terbangun dengan baik ini, kami berharap, siapapun yang akan berkunjung ke Papua menjadi tidak terhambat. Bahkan infrastruktur telekomunikasi saat ini sudah menjangkau ke kampung-kampung. Supaya masyarakat Papua juga bisa mengetahui kemajuan perkembangan daerahnya lewat telekomunikasi," pungkasnya.

Infografis Akses dan Fasilitas Umum Ramah Penyandang Disabilitas

Infografis Akses dan Fasilitas Umum Ramah Penyandang Disabilitas. (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Akses dan Fasilitas Umum Ramah Penyandang Disabilitas. (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel