Per 31 Agustus, Pasar Modal Indonesia Himpun Dana Rp168,7 Triliun

Merdeka.com - Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja pasar modal Indonesia tetap menggeliat di tengah ketidakpastian perekonomian global imbas ketegangan geopolitik dunia.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi mencatat, penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp168,75 triliun hingga 31 Agustus 2022, dengan jumlah emiten baru sebanyak 48 emiten.

"Sejalan dengan perkembangan positif kondisi domestik tersebut, pasar saham Indonesia terpantau menguat," kata Inarno dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Agustus 2022, di Menara Radius Prawiro, Jakarta Pusat, Senin (5/9)

Hingga 31 Agustus 2022, IHSG tercatat menguat sebesar 3,27 persen mount to date (mtd) ke level 7.178,59 dengan nonresiden mencatatkan inflow sebesar Rp7,52 triliun.

Selanjutnya di pasar Surat Berharga Negara (SBN), nonresiden mencatatkan inflow sebesar Rp10,5 triliun. Dengan capaian ini, rerata yield SBN turun 15,90 bps mtd pada seluruh tenor.

Dari sisi kinerja emiten, secara umum juga menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Dari 4811 emiten listing saham yang telah menyampaikan Laporan Keuangan Tengah Tahunan 2022, sebanyak 332 emiten (69,03 persen) menunjukkan peningkatan kinerja dengan pertumbuhan pendapatan tercatat sebesar 20,69 persen yoy dan peningkatan laba sebesar 50,49 persen. [idr]