Per Hari Ini, Bulog Catat Telah Serap 815.000 Ton Beras Petani

Merdeka.com - Merdeka.com - Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, Awaluddin Iqbal, memastikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan penyerapan beras dari petani. Sampai saat ini, Bulog telah menyerap 815.000 ton beras dari petani.

"Per hari ini, Bulog telah menyerap sebanyak 815.000 ton setara beras petani dalam negeri," ujar Awaluddin kepada merdeka.com, Rabu (2/11).

Awaluddin menuturkan, penyerapan beras oleh Bulog bahkan dimonitor langsung oleh jajaran direksi Bulog di sentra-sentra beras. "Intinya Bulog akan maksimal melakukan penyerapan hasil produksi petani," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut, bahwa dia diminta Jokowi untuk mengecek secara faktual stok beras nasional yang ada saat ini.

"Saya diberi waktu oleh Bapak Presiden satu minggu ini untuk mengecek kembali faktualisasi data yang ada bersama seluruh jajaran, bersama para gubernur, para bupati," ujar Syahrul usai rapat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (31/10).

Berdasarkan data dan neraca yang dimiliki oleh Kementerian Pertanian, saat ini ketersediaan beras nasional masih cukup. Bahkan, dari prognosis yang disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras pada tahun ini merupakan yang tertinggi.

Jokowi Minta Tambah Stok Beras

"Pada panen tertinggi kita Maret-April itu di atas 18,3 juta (ton), kemudian panen kedua kita pada Agustus, September, Oktober itu bahkan 13 koma sekian (juta ton). Oleh karena itu, data BPS juga menunjukkan bahwa sekarang stok-stok itu ada 60 persen di tangan rakyat sendiri," jelasnya.

Meski demikian, Jokowi memerintahkan jajarannya untuk menambah stok beras melalui beras cadangan yang ada di Badan Urusan Logistik (Bulog). Dia memastikan pihaknya akan segera melakukan hal tersebut dalam waktu singkat.

"Perintah Bapak Presiden tadi untuk melakukan stocking yang sangat cukup melalui beras cadangan yang ada di Bulog itu dan itu akan saya kejar dalam waktu yang sangat singkat ini," ucapnya.

Dengan ketersediaan stok beras yang mencukupi, Syahrul berharap fluktuasi harga beras pun dapat ditangani. Dia sendiri telah berkomitmen bersama Menteri Perdagangan, Bulog, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk bersama-sama melihat ketersediaan stok beras. [idr]