Per Juni 2022, Insentif Pajak Mobil Capai Rp385 Miliar

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah telah mengucurkan dana untuk insentif Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) berupa sampai bulan Juni sebesar Rp 385 miliar. Insentif tersebut diberikan hanya untuk kendaraan bermotor jenis tertentu.

"Sampai Juni 2022 yang dimanfaatkan untuk insentif PPnBM kendaraan bermotor senilai Rp 385 miliar," kata Dirjen Pajak, Kementerian Keuangan, Suryo Utomo dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Jakarta, Rabu (27/7).

Suryo mengatakan data tersebut berdasarkan informasi terkini dan hasil verifikasi yang dilakukan Kementerian Keuangan. Padahal pagu yang dianggarkan pemerintah untuk program ini mencapai Rp 1,6 triliun.

Meski realisasinya masih rendah, namun akan tetap menjadi dasar evaluasi sebelum kebijakan insentif ini berakhir pada September 2022. Dia pun belum bisa memastikan program ini akan dilanjutkan atau malah sebaliknya, dihentikan.

"Jadi ini sangat-sangat kita perlukan untuk dasar melakukan evaluasi sebelum batas akhir bulan September 2022 ini," kata Suryo.

Suryo menambahkan kebijakan pemberian insentif dilakukan untuk mendukung sektor-sektor yang dirasa membutuhkan campur tangan pemerintah untuk bangkit dari dampak pandemi. Dia pun menyebut dalam beberapa bulan ini permintaan pembelian kendaraan bermotor sudah mulai mengalami peningkatan.

"Di beberapa bulan terakhir untuk kendaraan bermotor sudah mengalami peningkatan pertumbuhan secara ekonomis dan juta refleksi dari penerimaan pajaknya," kata dia.

Sebagai informasi, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan penerimaan pajak dari pos PPN dan PPNBM per semester I-2022 telah mencapai Rp 300,9 triliun. Angka tersebut merupakan 47,1 persen dari target dalam APBN tahun ini. [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel