Peradi Laporkan Hotman Paris ke Polda Jabar

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Pengacara Hotman Paris Hutapea dilaporkan oleh pengurus Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Bandung ke Polda Jabar, Kamis (21/4) malam. Mereka menilai pernyataan Hotman Paris di sejumlah media, termasuk media sosial mengenai Peradi menyesatkan dan membuat resah. Salah satunya menyinggung soal organisasi.

Salah satunya situasi DPN Peradi yang kalah gugatan perdata di PN Lubuk Pakam. Hotman menyebut bila atas putusan itu, keanggotaan Peradi Otto Hasibuan tidak sah.

"Dia (Hotman Paris) membuat berita bohong sehingga meresahkan anggota kami. Oleh karena itu, terpaksa saya buat laporan ini," ucap Ketua DPC Peradi Kota Bandung Roelly Panggabean.

"Dasarnya (menyatakan tidak sah) apa? Padahal Peradi Otto (Hasibuan) dilantik tahun 2020 sampai 2025. Dan yang mengangkat dia Munas. Perlu diketahui bahwa Hotman (Paris) itu salah satu Waketum periode (ketum) Fauzi Hasibuan," Ia melanjutkan.

Selain itu, keputusan melaporkan Hotman ke kepolisian, sebagai cara menahan anggotanya terprovokasi. "Terus terang saya menahan diri anggota saya tidak ke Jakarta. Kita kan orang hukum, taat azas makanya lapor ke polisi. Laporan ke polda dia membuat berita bohong sehingga meresahkan anggota kami," terang dia.

Langkah ini merupakan yang pertama dilakukan oleh pengurus Peradi di daerah. Ia memprediksi hal serupa akan dilakukan oleh pengurus lain.

"Saya yakin bahwa seluruh daerah akan melakukan hal yang smaa. Kita jadi terhina, saya sangat tersinggung sama pernyataan hotman paris padahal dia hari ini belum dipecat dan masih anggota Peradi. Kalau dia mengundurkan diri ya urusan dia. Sampai hari ini dia masih anggota kami," pungkasnya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Hotman Paris dan Otto Hasibuan berseteru berkaitan dengan putusan PN Lubuk Pakam. Perseteruan itu pun membuat Hotman memutuskan mundur dari keanggotaan Peradi.

Diketahui, PN Lubuk Pakam membatalkan perubahan anggaran dasar Peradi yang terkait dengan masa jabatan 3 periode Ketum Peradi. Anggaran dasar tersebut menjadi dasar kepungurusan Dewan Pengurus Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi), di mana saat ini Ketua Umum Peradi diduduki oleh Otto Hasibuan. Putusan Lubuk Pakam dikuatkan Pengadilan Tinggi (PT) Medan dan MA. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel