Perajin di Jawa Tengah Mulai Banjir Pesanan Setelah Ikut UKM Virtual Expo 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surakarta Gelaran UKM Virtual Expo (UVO) sesi dua 2021 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah langsung memberikan manfaat bagi para perajin dan pelaku usaha kecil menengah (UKM). Kehadiran pameran daring UVO 2021, membantu para pengrajin untuk mempromosikan produk-produk kerajinan dari rumah.

Seperti diketahui, sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, banyak kegiatan pameran offline yang ditangguhkan. Praktis, pameran secara daring jadi andalan untuk promosi dan menjual aneka produk kerajinan.

Terima Pesanan Souvenir 300 Buah

Amin Sutiman, satu di antaranya. Pengusaha kerajinan kaca asal Kartasura itu merasa, UVO 2021 memudahkannya berpromosi. Bahkan, dari laman https://www.ukmvirtualexpo.com ada pelanggan yang memesan hasil kerajinannya.

"Ini lebih praktis. Dulu kalau mau pameran harus ke Jakarta atau ke kota lain. Sekarang dari rumah sendiri, kita bisa promosi. Kita nyantol satu, kemarin ada yang pesan souvenir pernikahan 300 buah, harganya Rp 110 ribu per buah," ujarnya, Senin (20/9/2021) di Bank Jateng Cabang Surakarta.

Perajin lain, Sumartoyo mengungkapkan hal serupa. Bergerak di bidang batik kayu, ia menilai pameran seperti ini adalah pengganti pameran konvensional.

Perajin bidang batik kayu.
Perajin bidang batik kayu.

"Beberapa hari ikut UVO yang diprakarsai Dinas Koperasi dan UKM Jateng, ada empat buah gitar yang laku. Harganya Rp 250 ribu sampai Rp 400 ribu. Pemesannya dari Wonosobo, Magetan, Solo dan tadi pagi dari Jepara" ucapnya.

Ia mengatakan, kelebihan pameran virtual adalah jangkauan pasar yang luas dan lebih mudah. Hal itu menurutnya menggerakkan perekonomian perajin, yang mandek diserang pandemi.

"Kondisi pandemi bikin pasar seolah buntu, dengan tidak adanya pameran offline. Dengan adanya UKM Expo produk diterima lewat online, barang laku. Harapan saya event seperti ini tetap digelar sebelum adanya pasar yang membolehkan kegiatan offline," paparnya.

Perajin Sukses Jual Tiga Set Mebel

Perajin furniture asal Sukoharjo, Rifky Baladraf.
Perajin furniture asal Sukoharjo, Rifky Baladraf.

Perajin furniture asal Sukoharjo, Rifky Baladraf mengaku diuntungkan dengan pameran tersebut. Ia berhasil menjual tiga set peralatan mebel senilai kurang lebih 30 juta rupiah.

"Kemarin ada dua coffee table yang terjual, masing-masing harganya Rp 12,5 juta dan Rp 18 juta. Ada juga coffee table senilai Rp 4,5 juta yang terjual," jelas Rifky.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop) Jawa Tengah Ema Rachmawati menyebut, laman UVO sebagai jendela penjualan tetap dibuka setiap saat. Hanya saja, rangkaian acara penyelenggaraan yang berbatas waktu.

Selasa (21/9/2021) esok, Gubernur Jawa Tengah dijadwalkan datang dan berbincang dalam ajang UVO. Beberapa buyer's asal Belgia direncanakan hadir secara visual. Adapun, kegiatan UVO 2021 didukung penuh oleh Bank Jateng, Bank Indonesia, OJK dan Kadin.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel