Perampok Bersenjata Beraksi Gasak 5 Kg Emas Senilai Rp5 Miliar

·Bacaan 2 menit

VIVAPerampokan dengan bersenjata api di dua toko emas, yakni toko Mas Aulia Chan dan toko Masrul F Pasar Super Market Simpang Limun, di Jalan SM Raja, Kota Medan, terjadi pada Kamis siang, 26 Agustus 2021, sekitar pukul 14.00 WIB.

Aksi perampokan tersebut mengakibatkan seorang penjaga toko mengalami luka tembak.

"Ada satu korban (tertembak senpi milik perampok), tapi sedang dirawat di rumah sakit," sebut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis sore, 26 Agustus 2021.

Tatan menjelaskan pihaknya masih melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Polisi masih terus mendalami bukti-bukti di lokasi, termasuk akan meminta keterangan korban yang tertembak tersebut.

"Informasi diterima penjaga toko terkena tembak. Saksi-saksi dalam pemeriksaan, kemudian kita menunggu Labfor dan Inafis sedang di TKP," sebut mantan Kabid Humas Polda Sumut itu.

Untuk mengungkap pelaku, tim gabungan dari Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek Medan Kota tengah melakukan penyelidikan. Tatan meminta waktu dan kesabaran untuk menangkap para pelaku.

"Diduga pelaku lebih dari dari 2 orang (atau 4 orang). Ada yang menggunakan sepeda motor, ada yang menggunakan senjata api," ucap Tatan yang pernah menjabat sebagai Wakapolrestabes Medan.

Sebelumnya, Kakak ipar pemilik toko emas yang dirampok, Sri Kendari mengatakan bahwa perampokan itu berlangsung cepat. Para pelaku diduga menggunakan senjata laras panjang dan pendek. Namun, belum diketahui jenisnya.

"Empat orang perampok tadi masuk ke toko adik ipar saya merampok dan membawa kabur emasnya," ucap Sri kepada wartawan di lokasi kejadian perampokan tersebut.

Sri mengungkapkan dua orang pelaku membawa senpi langsung menodongkan senjata kepada karyawan toko emas. Dua lagi, memasukkan emas di toko ke dalam tas.

"Mereka pakai senjata api merampoknya dan membawa kabur emas yang ada di dalam toko," tutur Sri.

Tidak memerlukan waktu yang lama, kawanan perampok tersebut langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian dengan membawa emas mencapai 5 kilogram lebih. Sri menjelaskan bahwa, para pelaku membawa kabur emas murni (london) seharga Rp 5 miliar.

"Kerugian mencapai Rp 5 miliar total harga emas yang dibawa pelaku itu," kata Sri.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel