Perampok Ponsel yang Lukai Korban di Cipulir Ditangkap di Bangkalan Madura

·Bacaan 2 menit
Ilustrasi – Tersangka pencabulan balita di Kebumen diborgol. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

Liputan6.com, Jakarta Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan meringkus seorang pria berinisial MT (37), pelaku perampokan telepon seluler yang menyebabkan seorang perempuan mengalami luka di bagian tangannya di Cipulir, Kebayoran Lama.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah mengatakan, pelaku ditangkap di daerah Bangkalan, Madura pada Selasa (21/9/2021) setelah melarikan diri beberapa hari.

"Pelaku melakukan pemaksaan dengan cara kekerasan dengan melukai pakai sajam (senjata tajam) yang membuat luka di telapak tangan robek, siku dan lengan sehingga korban harus dirawat di rumah sakit," kata Azis di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (23/9/2021).

"MT ngontrak di sekitar TKP, diketahui lari dan sembunyi. Kami sambangi ke tempat asalnya di Madura, di Bangkalan dan tim berhasil menangkapnya," imbuh Azis.

Azis mengatakan, penangkapan terhadap pelaku bermula setelah warga di lokasi kejadian melaporkan kepada polisi telah terjadi perampokan terhadap seorang perempuan.

Kemudian setelah mendapat laporan itu, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi serta mengumpulkan bukti-bukti.

"Dari hasil keterangan saksi kita mendapatkan ciri dari pelaku, berdasarkan keterangan tersebutlah kemudian Polres membentuk tim untuk mengejar pelaku," kata Azis.

Kepada polisi, pelaku mengaku melakukan kejahatan itu karena terlilit utang kepada temannya karena kalah berjudi.

Azis menuturkan bahwa pelaku sudah melakukan aksinya itu beberapa kali dan yang terakhir beraksi di Cipulir.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan atau perampokan dengan ancaman hukuman pidana 12 tahun penjara.

Aksi Terekam CCTV

Sebelumnya, perampokan tersebut terjadi di Jalan SD Cipulir RT 007 RW 01, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Kamis (16/9/2021) sekitar pukul 20.30 WIB. Hal itu terekam CCTV pengawas di lokasi dan viral di media sosial Instagram.

Salah seorang warga sekitar, Sasa (23) saat ditemui di lokasi Jumat (17/9/2021), mengatakan bahwa perempuan yang menjadi korban tersebut merupakan tetangganya sendiri.

Saat kejadian, kata dia, ia bersama suaminya mendengar teriakan minta tolong dari korban yang diketahui bernama Titing (44) karena mengalami kekerasan dari seorang pria.

"Korban minta tolong, tangannya terluka terkena senjata tajam pelaku. Saat itu memang kondisi jalan lagi sepi, dia habis pulang dari pasar," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel