Perampokan Tiga Bank di Brasil, Sandera Diikat di Atap Mobil Sebagai Tameng

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Aracatuba - Perampok bersenjata menyerang tiga bank di sebuah kota di Brasil setelah menyandera sejumlah orang. Perampok tersebut mengikat mereka di atap mobil sebagai tameng hidup dan meninggalkan jejak bahan peledak untuk mencegah pengejaran, kata pihak berwenang.

Para perampok menembak polisi dalam baku tembak yang menewaskan sedikitnya tiga orang di Aracatuba, sebuah kota kecil di negara bagian Sao Paulo, seperti dilansir dari Sky News, Selasa (31/8/2021).

Lebih dari 20 pria bersenjata berat melakukan serangan itu menggunakan 10 mobil, kata sekretaris eksekutif polisi militer Sao Paulo, Alvaro Camilo.

Polisi militer mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa para penjahat telah menggunakan penduduk setempat sebagai tameng.

Laporan media lokal menunjukkan para sandera telah diikat di atas kendaraan untuk melarikan diri. Para penjahat juga membakar mobil dan meninggalkan sejumlah jebakan peledak di kota mereka saat mereka melarikan diri.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Orang Dihimbau Untuk Tetap di Rumah

Ilustrasi Pencurian Credit: freepik.com
Ilustrasi Pencurian Credit: freepik.com

Perampok itu juga menggunakan pesawat tak berawak untuk memantau jalan-jalan ketika mereka memasuki daerah itu dan masuk ke bank.

Tiga orang ditemukan tewas, di antaranya yakni dua orang warga sipil yang merupakan sandera dan satu orang penyerang. Seorang saksi mata harus diamputasi kakinya akibat terluka dalam sebuah ledakan, kata pihak berwenang.

Alvaro mendesak orang-orang untuk tidak meninggalkan rumah mereka sampai semua bahan peledak ditemukan dan dinonaktifkan.

Lebih dari 350 petugas polisi di kota yang menggunakan dua helikopter untuk melacak para pelaku.

Serangan itu terjadi sekitar tengah malam dan merupakan yang terbaru dari serangkaian perampokan bank yang semakin kejam di Brasil.

Para ahli mengatakan program kesejahteraan pandemi COVID-19 untuk orang miskin telah mendorong perampok untuk merencanakan lebih banyak serangan karena bank memegang lebih banyak uang.

Pada bulan Desember, dua penggerebekan bank serupa juga terjadi pada hari-hari berturut-turut di Cameta dan Cricuma, menargetkan cabang-cabang Banco do Brasil.

Reporter: Cindy Damara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel