Peran IWAPI kembangkan UMKM di NTB diapresiasi

·Bacaan 1 menit

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah mengapresiasi kiprah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dalam membantu pemerintah mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Kunci bersaing adalah kualitas dan kualitas enterpreneur binaan IWAPI ini top," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Mataram, Selasa.

Wagub mengatakan pameran produk UMKM IWAPI bertema "Bela Beli Produk Lokal" itu adalah awal yang baik bagi UMKM, khususnya NTB.

Di masa pandemi, kata Wagub, UMKM IWAPI jelas memberikan kontribusi bagi ekonomi.

Deputi Kewirausahaan dan Koperasi Kementerian Koperasi dan UMKM, Siti Azizah mengatakan, berturut turut Indonesia adalah ranking empat wisata halal, busana Muslim dan keuangan syariah.

"Yang belum itu produk halal sehingga kementerian pada tahun ini memberikan bantuan dan akses modal sangat besar bagi UMKM. Silahkan dimanfaatkan dan mengajukan proposal melalui pemerintah daerah," kata Azizah.

Sementara itu, Ketua Umum IWAPI Nita Yudi mengatakan sebagai organisasi pengusaha perempuan terbesar dan terlama sejak 46 tahun lalu, IWAPI adalah tulang punggung Kamar Dagang dan Industri.

Dengan 30 ribu anggota yang 98 persennya adalah UMKM, kata dia, senantiasa meningkatkan penjualan, brand, mutu dan jaringan.

Dalam komunitas global, IWAPI juga bekerja sama dan dipercaya oleh ASEAN Women Enterpreneurship sebagai ketua.

Dalam pengembangan pemasaran digital IWAPI telah lama bekerjasama dengan Mocrosoft, Google dan Kemenkominfo sebagai desakan kebutuhan pemasaran baru.

"Pokoknya bagaimana agar perempuan bisa mandiri secara ekonomi. Sekarang ini fokus kita milenial. Pengusaha difabel juga mulai dilibatkan," demikian Nita Yudi.

Baca juga: OJK-PIM NTB bersinergi cerdaskan UMKM perempuan berbisnis digital

Baca juga: Omzet empat produk UMKM di NTB Mall tembus Rp150 juta per bulan

Baca juga: 22 UMKM NTB disiapkan jadi official merchandise MotoGP Mandalika

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel