Peran Pemuda Madiun MAH di Kasus Bjorka: Penyedia Channel Telegram & Bantu Promosi

Merdeka.com - Merdeka.com - Juru Bicara Divisi Humas Polri Kombes Ade Yaya Suryana mengatakan, motif tersangka MAH dalam kasus peretasan data pribadi oleh Bjorka adalah untuk membantu Bjorka agar dapat menjadi terkenal dan mendapatkan uang.

"Adapun motifnya, motif tersangka membantu Bjorka agar dapat menjadi terkenal dan mendapatkan uang," kata Ade kepada wartawan, Jumat (15/9).

Kini, timsus telah mengamankan beberapa barang bukti berupa sim card seluler, dua unit handphone, dan KTP.

"Kemudian tim khusus juga telah mengamankan beberapa barang bukti, yaitu satu buah sim card seluler. Kemudian, dua unit handphone milik tersangka tentunya. Kemudian, satu lembar KTP atas nama inisial MAH, berarti KTP tersangka," kata Ade.

Ade juga mengatakan, MAH tidak ditahan karena bersikap kooperatif. "Sedang diproses dan tidak dilakukan penahanan karena kooperatif," tambah Ade.

Lebih lanjut, peran MAH dalam kasus adalah penyedia channel Telegram Bjorkanism.

"Jadi timsus (tim khusus) telah melakukan beberapa upaya dan berhasil mengamankan tersangka inisial MAH. Adapun peran tersangka merupakan bagian dari kelompok yang berperan sebagai penyedia channel telegram Bjorkanism," kata Ade.

Adapun channel tersebut digunakan untuk mengunggah informasi yang berada pada breach.to (Breached Forums).

"Tersangka pernah melakukan posting sebanyak tiga kali, yaitu tanggal 8 September 2022, "Stop Being Idiot". Kemudian, 9 September 2022 "The Next Leaks Will Come From The President of Indonesia" dan tanggal 10 September 2022 "To support people who are struggling by holding demonstrations in Indonesia regarding the price of fuel oil. I will publish MyPertamina database soon," tambah Ade. [ray]