Peran Sport Science Bantu Pengembangan Timnas Indonesia U-19

Pratama Yudha
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kemajuan teknologi saat ini telah merambah berbagai bidang dan kehadirannya sangat membantu di seluruh sektor, tak terkecuali sektor industri olahraga. Di Indonesia, teknologi di bidang olahraga membantu penanganan serta pencegahan cedera baik itu atlet profesional, sport enthusiast (lifestyle), tidak terkecuali juga para pekerja kantoran.

Salah satu yang memanfaatkan teknologi yang disebut Sport Science itu adalah Timnas Indonesia U-16 dan Timnas Indonesia U-19. Mereka menggunakan teknologi ini untuk mendeteksi kondisi fisik dan cedera pemain agar penanganannya tepat dengan tujuan pemulihannya lebih cepat.

Salah satu penyedia Sport Science di Tanah Air sendiri masih sangat terbatas. Salah satunya adalah KineticX. Mereka membantu tim pelatih Timnas Indonesia U-16 dan U-19 untuk mengetahui sejauh mana perkembangan fisik para pemain.

“Saat ini sport science menjadi salah satu poin yang sedang disoroti oleh Menpora untuk menunjang prestasi atlet, di mana data yang dihasilkan bersifat objektif dan menjadi dasar bagi fisioterapis untuk membuat program pencegahan cedera maupun digunakan oleh pelatih fisik untuk meningkatkan performa fisik atlet," ujar Founder KineticX, Asep Azis.

"Contohnya persiapan Tim Nasional Sepakbola U-19 dan U-16 jelang Piala Asia. Mereka bekerja sama dengan KineticX untuk membantu pelatih kepala sampai sejauh mana persiapan fisik mereka yang nantinya tercatat dengan detail kelebihan dan kekurangannya. Melalui sport science, mereka bisa memahami sampai sejauh mana kondisi tubuh mereka sehingga bisa mencegah terjadinya cedera yang tidak diinginkan dan membantu fokus pencapaian target mereka dalam berolahraga," lanjutnya.

Secara perlahan, diungkapkan Asep, tim-tim olahraga di Indonesia mulai ikut menggunakan teknologi sport science. Asep mengaku KineticX telah melakukan ribuan kali testing dan treatment kepada beberapa client baik secara personal maupun tim seperti pesepakbola Evan Dimas Darmono, Rizky Ridho Ramadhani, tim basket Surabaya Fever, Timnas Futsal Indonesia, Timnas U-19, tim Futsal Bintang Timur Surabaya, dan beberapa cabor dari KONI Jawa Timur.

Jelang PON Papua 2021 akan banyak sekali kebutuhan pemeriksaan fisik atlet sebelum bertarung di event tersebut. Sehingga KineticX akan bersinergi dengan Dispora, KONI, induk cabang olahraga, dan Kemenpora untuk mendukung pengembangan sport science di Indonesia sehingga prestasi di SEA Games, Asian Games, Olimpiade, hingga Piala Dunia U-20 bisa maksimal.

"Untuk range harganya terjangkau sesuai dengan kebutuhan sekitar Rp350 ribu - Rp900 ribu. Jenis tesnya seperti human movement test, strength & balance test, return to sport test, power test dan masih banyak lagi jenis pemeriksaan sport sciencenya,” tutur Asep.