Perang 100 Hari Sergio Ramos Vs Real Madrid

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 1 menit

VIVA – Waktu terus berjalan. Dan solusi tampaknya belum ditemukan terkait negosiasi antara Sergio Ramos dan Real Madrid. Padahal waktu tersisa kini hanya 100 hari dari kontrak Sergio Ramos di Santiago Bernabeu.

Hubungan yang dimulai pada 2005 silam bisa berakhir pada 30 Juni 2021 mendatang jika tidak ada kesepakatan yang dicapai. Dilansir Marca, Selasa 23 Maret 2021, untuk saat ini, tampaknya semakin kecil kemungkinannya.

Tidak adanya pergerakan dari kedua pihak menunjukkan bahwa tawaran presiden klub Florentino Perez tidak meyakinkan sang kapten yang berharap mendapat durasi kontrak lebih lama dan pengurangan 10 persen gajinya.

Tidak ada penolakan terhadap tawaran itu yang menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk bernegosiasi, seperti yang dikonfirmasi Ramos sendiri pekan lalu. "Tidak ada hal baru tentang tawaran klub, saya ingin itu ada," kata Ramos.

Dalam tiga bulan sejak Ramos dan Perez bertemu, keduanya telah mencari solusi yang mungkin disepakati kedua belah pihak, termasuk kedatangan David Alaba, sebagaimana yang telah dibahas Marca sejak Desember 2020 lalu.

Hubungan antara Perez dan Ramos sebenarnya tetap erat dan lancar tanpa ketegangan, tetapi keduanya memiliki kepentingan masing-masing. Meski demikian, keputusan harus diambil oleh salah satu pihak.

Tawaran dari Perez memiliki batas waktu habis, di mana Real Madrid akan mengambil keputusan untuk membangun skuad mereka untuk musim depan. Alhasil, Real Madrid yang pada akhirnya harus menentukan sikap dalam masalah ini.