Perangi Pemanasan Global, Pupuk Indonesia Tanam 5.500 Bibit Mangrove

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Dalam rangka memperingati hari pohon sedunia, PT Pupuk Indonesia melakukan penanaman 5.500 bibit mangrove. Penanaman ini dilakukan dalam rangka mendukung pembangunan berkelanjutan (SDG's) terutama untuk tujuan terkait penanganan perubahan iklim dan menjaga ekosistem darat.

Direktur SDM, TK & Manajemen Risiko Pupuk Indonesia, Winardi mengatakan bahwa penanaman 5.500 bibit mangrove akan dilakukan oleh seluruh pegawai Pupuk Indonesia yang dikemas ke dalam kegiatan DonaTree VIRAL Challenge atau Virtual Running Walking & Cycling.

Winardi menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan perusahaan demi membiasakan pola hidup sehat dengan membiasakan para pegawai berolahraga lari, jalan, maupun bersepeda setiap hari.

Total kilometer yang berhasil dicatatkan oleh karyawan kemudian dikonversikan menjadi jumlah bantuan pohon mangrove. Acara DonaTree VIRAL Challenge dilaksanakan dari awal November hingga pertengahan Desember.

"Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk aksi nyata memerangi pemanasan global," kata Winardi.

SVP Umum & TJSL Pupuk Indonesia, Yana Nurahmad Haerudin menjelaskan bahwa para peserta akan melakukan kegiatan VIRAL selama periode yang ditentukan untuk bisa melakukan penanaman mangrove. Adapun acara penanaman bibit akan dilakukan dalam 2 tahap.

"Tahap pertama pada 21 November ini sebagai peringatan hari pohon sedunia dengan menanam 500 bibit mangrove di Kawasan Konservasi PIK, Jakarta Utara," jelasnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pantai Muara Gembong

Ilustrasi mangrove. (dok. Djarum Foundation)
Ilustrasi mangrove. (dok. Djarum Foundation)

Sedangkan untuk sisanya, dikatakan Yana akan dilakukan pada tanggal 11 Desember 2021, yaitu menanam 5.000 bibit mangrove di Kawasan Pantai Bahagia Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa, penanaman mangrove oleh para pegawai Pupuk Indonesia Grup juga akan disesuaikan dengan jarak tempuh. Misalnya, memenuhi akumulasi jarak tempuh aktivitas running walking minimal 50 km dan maksimal 100 km. Sementara untuk aktivitas cycling minimal 100 km dan maksimal 200 km.

Mengenai jumlah bibit yang akan didonasikan, dia mengatakan bahwa 20 bibit setara dengan 50 km aktivitas running dan walking, sedangkan cycling sejauh 100 km. Jumlah bibit yang akan didonasikan bisa lebih banyak dan jarak tempuhnya pun akan menyesuaikan.

Dapat diketahui, pelaksanaan DonaTree VIRAL Challenge akan dijadikan sebagai kegiatan rutin tahunan perusahaan untuk mendukung sustainability. Pupuk Indonesia juga mengajak LindungiHutan sebagai mitra penanaman, penyulaman dan pemantauan berkala mangrove.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel