Peraturan Mobil Murah dan Hibrida Dirangkap

Menteri Perindustrian, M.S. Hidayat, pada akhir pekan lalu, mengatakan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sedang menyelesaikan peraturan LCGC dan mobil hibrida. Dan peraturan LCGC tersebut akan segera diajukan ke Kementerian Perindustrian.

Setelah regulasi program mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) ditetapkan, pemerintah akan langsung meluncurkan Peraturan Pemerintah (PP) terbaru, yaitu Proyek Mobil Rendah Emisi Carbon (Low Emission Carbon Project).

Hidayat menjelaskan, PP-nya akan menjadi satu, namun tetap dengan dua keputusan. Penyelesaian peraturan LCGC dan mobil hibrida tersebut membutuhkan waktu hingga satu setengah bulan.

Sebelumnya, pemerintah sudah menelurkan satu kebijakan Peraturan Menteri Keuangan No 76/PMK.011/2012 tanggal 21 Mei 2012, yaitu Perubahan atas Permenkeu No. 176/PMK.011/2009 tentang Pembebasan Bea Masuk Atas Impor Mesin Serta Barang dan Bahan Untuk Pembangunan atau Pengembangan Industri Dalam Rangka Penanaman Modal.

Dengan regulasi ini, produsen bisa menikmati biaya produksi yang lebih rendah untuk mobil yang dirakit di Indonesia. (kpl/bun)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.