Perawat dan Pasien COVID-19 Akui Seks Sesama Jenis di Wisma Atlet

Siti Ruqoyah, Anwar Sadat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kodam Jaya selaku Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) pelaksana operasional RSD Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat, mengaku telah memeriksa oknum perawat yang melakukan hubungan seks sesama jenis di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat. Sedangkan terhadap pasien tersebut belum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut karena masih Positif COVID -19.

Kapendam Jaya Letnan Kolonel TNI Arh Herwin BS, mengatakan pihaknya telah membawa bukti tangkapan layar percakapan pesan WhatsApp yang diunggah oleh Pasien COVID-19 pelaku hubungan sesama jenis itu. Oknum perawat tersebut kemudian mengakui apa yang telah dilakukan.

"Sudah, sudah kami periksa terhadap tenaga kesehatannya. Kami juga lampirkan bukti screenshot chat nya, dan yang bersangkutan mengakui," kata Herwin saat dikonfirmasi VIVA.

Namun, kata Herwin, pihaknya hanya menanyakan kebenaran peristiwa tersebut. Sedangkan untuk berapa kali oknum perawat dan oknum Pasien tersebut melakukan hubungan badan, pihaknya tidak mendalami.

Sebab itu bagian dari kewenangan aparat kepolisian. "Mengakui apa yang telah dilakukan, cuma untuk berapa kalinya itu kita tidak sampai ke situ, biar itu nanti pihak kepolisian yang mendalami," ujarnya

Informasi yang terakhir diterima, oknum perawat tersebut masih ada di RSD Wisma Atlet. Rencanya akan dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk ditindak lebih lanjut.

"Tadi sore masih ada di Wisma, diperiksa sekaligus PCR tes dan hasilnya negatif. Untuk itu nanti akan di serahkan ke Polres Jakarta Pusat," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, skandal hubungan seks antara Tenaga Kesehatan dan Pasien COVID-19 diduga terjadi di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat. Peristiwa yang diduga terjadi antara lelaki ini berhembus dan menjadi pembicaraan hangat di media sosial Twitter.

Informasi tersebut bermula dari unggahan foto tangkapan layar yang menggambarkan percakapan melalui pesan singkat antara kedua laki-laki. Dalam tangkapan layar tersebut percakapan mengarah ke aktivitas hubungan badan antar sesama jenis.