Perawatan Kawat Gigi di Tengah Pandemi Covid-19

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Memasang kawat gigi atau behel dapat memperbaiki susunan gigi menjadi lebih rapi. Namun, jika tidak dirawat justru akan merusak gigimu.

Apalagi saat pandemi seperti saat ini, banyak pasien pengguna kawat gigi (ortodonti) yang takut mengunjungi dokter gigi karena khawatir risiko penyebaran virus COVID-19.

Meski demikian, drg. M. Fahrul Rozi, Sp.Ort mengatakan perawatan ortodonti dianggap perawatan emergensi, karena dikhawatirkan terjadi pergerakan gigi yang tidak terkontrol, sehingga dikhawatirkan akan timbul penyakit mulut.

Oleh karenanya bagi penggunana kawat gigi dapat melakukan perawatan di rumah dengan menyikat gigi dengan bersih. Hal ini dapat mencegah karang gigi muncul yang menyebabkan gigi goyang.

"Menyikat gigi dengan baik penting untuk mencegah karang gigi. Jika tidak dibersihkan dengan benar, karang gigi akan muncul dan menyebabkan gusi bengak dari situ gigi mudah goyang," ujar drg. M. Fahrul dalam siaran pers yang diterima Fimela.

drg. Fahrul juga menyarankan untuk menggunakan sikat gigi khusus, sikat gigi dengan bulunya sudah diatur untuk penggunana kawat gigi.

Serta diusahakn untuk tidak mengunyah permen karet dan menggigit makanan keras. drg. Fahrul juga mengatakan penggunaan kawat gigi harus dikontrol secara berkala. Biasanya berkisar setiap 3-4 minggu. Dokter akan memberitahukan jadwal kontrol berikutnya untuk melakukan tindakan pada behel.

Cegah sariawan

Batasan Usia Efektif Menggunakan Kawat Gigi (Aslysun/Shutterstock)
Batasan Usia Efektif Menggunakan Kawat Gigi (Aslysun/Shutterstock)

Penggunaan kawat gigi juga dapat menyebabkan sariawan, Vania Harista Product Manager PT Kalbe Farma Tbk menyampaikan pengobatan sariawan prinsip yang harus diperhatikan adalah harus mengatasi gejala dan mengatasi penyebabnya, untuk itu dalam pengobatannya kita harus memperhatikan obat sariawan yang ideal dan terbuat dari bahan alami.

“Aloclair Plus merupakan obat sariawan ideal yangefektif buat lapisan pelindung untuk mengurangi nyeri, efek tahan lama, kerja cepat, aman jika tertelan, bahan aktif aman & tolerabilitas baik, tidak menimbulkan iritasi dan rasa perihdan mudah digunakan," ujar Vania.

Aloclair memiliki kandungan Aloe Vera sebagai antiinflamasi, antiseptik, analgesik dan pembalut luka, Sodium Hyaluronate sebagai jaringan ikat, melembapkan, dan mempercepat penyembuhan luka, Glycyrrhetinic Acid mengadung ekstrak akar licorice sebagai antiinflamasi, dan Polyvinylpyrrolidone merupakan zat yang tidak diserap tubuh, disetujui FDA, dan mampu membentuk lapisan pelindung yang tahan lama.

#changemaker