Perawatan Kecantikan Tarik Benang untuk Pipi Lebih Kencang Secara Instan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Banyak perawatan kecantikan instan yang tidak melulu harus dilakukan di meja operasi. Salah satunya adalah layanan tarik benang yang disebut bisa mengencangkan pipi dalam waktu tak terlalu lama.

Tindakan ini menggunakan benang Aptos yang bisa menghasilkan efek 'mengangkat' yang bertahan lebih lama. Benang itu memiliki desain duri yang terfiksasi pada jaringan kulit.

"Di luar negeri ada yang bisa diserap dan tidak, tetapi Indonesia, khususnya di Dermaster, kami menggunakan benang APTOS yang bisa diserap," kata dr. Jessy Suryadi selaku Head Doctor of Dermaster Clinic Network, dalam keterangan tertulis kepada Liputan6.com, Selasa, 5 Oktober 2021.

Ia menerangkan, perawatan tarik benang banyak diminati para perempuan, baik muda maupun tua, karena mereka bisa mendapatkan wajah yang lebih kencang dan muda dalam waktu relatif singkat. Proses pengerjaannya sekitar satu jam.

"Hasil tindakan Aptos bisa dilihat dalam satu kali tindakan, namun dokter akan menyarankan kontrol untuk pasien setelah satu bulan untuk melihat hasil tindakan," ia menambahkan.

Pasien bisa diminta menambah benang tergantung pada hasil evaluasi saat kontrol. Setelah tindakan, wajah akan dikompres dingin. Pasien kemudian bisa beraktivitas biasa.

Jessy menjelaskan ada efek samping yang dialami pasien setelah melakukan treatment itu, yakni pembengkakan karena anastesi sekitar 5-6 hari. "Tetapi jangan khawatir, regularity 7--10 hari akan hilang dengan sendirinya," sambung dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Jaga Ekspresi

Ilustrasi perawatan tarik benang. (dok. Dermaster)
Ilustrasi perawatan tarik benang. (dok. Dermaster)

Untuk mendapatkan hasil maksimal, pasien harus menjaga ekspresi wajahnya agar tidak berlebihan, seperti tertawa lebar. "Karena dikhawatirkan akan menggeser posisi benang yang baru saja dipasang," kata Jessy.

Ia juga meminta pasien tidak memijat wajah agar benang tidak bergeser atau terlepas di posisinya. Jika pasien bisa menjaga hal itu minimal tiga minggu setelah pengerjaan, hasilnya diklaim bisa bertahan hingga dua tahun.

"Setelah pulih, wajah akan tampak lebih kencang dan terlihat muda tanpa mengalami efek kaku pada wajah. Wajah terlihat natural baik ketika berekspresi seperti biasa," dia menjelaskan.

Kontraindikasi

Ilustrasi ibu hamil (pexels.com/freestock.org)
Ilustrasi ibu hamil (pexels.com/freestock.org)

Tindakan tarik benang ini termasuk kategori perawatan contouring. Kualitasnya tidak hanya tergantung pada produk, tetapi juga pada penanganan dokter yang berpengalaman.

"Dokter harus bisa memberikan penilaian secara objektif kepada pasien, tidak hanya yang dilihat kondisi kulit saja tetapi dokter harus pintar, melihat posisi ototnya, dan kondisi lemaknya apakah perlu di tarik benang, filler, atau botox," sahutnya.

Maka itu, pasien disarankan selalu berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu sebelum melakukan perawatan. Pasien yang memiliki riwayat penyakit tertentu, misalnya, bisa lebih terkendali bila dilakukan sesuai petunjuk dokter.

"Untuk tindakan tarik benang baiknya tidak dilakukan dalam kondisi seperti ibu hamil," kata dia.

Fenomena Operasi Plastik

Infografis Fenomena Operasi Plastik (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Fenomena Operasi Plastik (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel