Perayaan Tahun Baru Usai, Pemerintah Tetap Pantau Kegiatan Masyarakat di Kawasan Wisata

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan Tahun Baru telah usai. Meski demikian pemerintah tetap akan memantau aktivitas masyarakat selama libur tahun baru 2022. Terutama, di kawasan wisata dalam dua hari ke depan.

"Kembali kita ingatkan kepada para pengelola tempat wisata dan tempat publik untuk tegas menegakkan aturan prokes demi keselamatan kita bersama," ucap Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, kepada merdeka.com, Sabtu (1/1/2021).

Kementerian Kesehatan mengungkap hingga saat ini, belum ada laporan kerumunan maupun pelanggaran protokol kesehatan saat perayaan tahun baru.

"Sampai saat ini, belum ada laporan," kata dia.

Menurutnya, larangan merayakan malam pergantian tahun baru efektif mencegah kerumunan dan mengetatkan protokol kesehatan.

Berjalan Kondusif

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berterimakasih kepada warga Jakarta yang telah menaati aturan pemerintah dengan merayakan Tahun Baru 2022 di rumah saja.

"Izinkan saya menyampaikan apresiasi kami bertiga dari Pemprov DKI, Kodam Jaya, dan Polda Metro Jaya, apresiasi kepada warga masyarakat, tempat-tempat hiburan, tempat makan, yang mentaati anjuran pemerintah untuk tidak merayakan Tahun Baru di luar rumah," kata Anies Baswedan, di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Sabtu (1/1/2022) dinihari.

Menurut Anies, kondisi ibu kota saat malam pergantian Tahun Baru 2022 berjalan kondusif tanpa ada gangguan keamanan dan ketertiban.

Anies Baswedan kembali mengingatkan kepada seluruh warga Jakarta agar tidak lengah dalam menghadapi pandemi COVID-19 di tahun 2022.

"Sudah dua tahun kita melawan COVID-19 jangan sampai sia-sia karena mengendorkan kewaspadaan sebelum tuntas. Jakarta sebagai ibu kota harus terus menjadi contoh kedisiplinan untuk melawan pandemi," ujar Anies.

Reporter: Yunita Amalia

Sumber: Merdeka

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel