Perbanas: transformasi industri keuangan butuh dukungan pemerintah

Faisal Yunianto

Ketua Steering Committe Indonesia Banking Expo (IBEX) 2019 Ahmad Siddik Badruddin mengatakan transformasi industri keuangan untuk meningkatkan level sektor perbankan masih memerlukan dukungan pemerintah dan regulator.

Menurut Siddik di sela-sela pelaksanaan IBEX 2019 di Jakarta, Rabu, peran pemerintah dan regulator penting dalam mengejar ketertinggalan Indonesia dalam industri perbankan dan membenahi infrastruktur teknologi.

Siddik menambahkan upaya tersebut dapat dilakukan antara lain dengan mempertimbangkan adanya deregulasi keharusan menyimpan informasi di private cloud serta membolehkan bank beralih ke e-KYC tanpa tatap muka.

Selain itu, menurut dia, pembenahan dapat diupayakan melalui perbaikan infrastruktur data nasional dan membangun basis data biometrik.

"Kita juga perlu memupuk inovasi dengan menciptakan layanan satu pintu terhadap semua regulator seperti Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan dan merevisi sistem dual-sandbox," katanya.

Baca juga: Perbanas pastikan dukung penyaluran kredit ke pelaku usaha kecil

Tindakan penting lainnya adalah mengubah mekanisme persetujuan dari universal rule-based approval ke tiered risk-based approval serta menetapkan peraturan tentang digital yang tidak saling bertentangan.

"Menetapkan peraturan tentang digital yang tidak saling bertentangan, tapi dapat menggantikan peraturan lama sebelum teknologi baru muncul di pasar," ujar Siddik.

Pemerintah dan regulator, tambah dia, juga perlu menciptakan lingkungan yang setara bagi bank dan nonbank untuk memperkuat industri keuangan dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

Baca juga: Perbanas siap perkuat sektor jasa keuangan

Sebelumnya, kegiatan IBEX 2019 dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan dihadiri oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara serta para pemangku kepentingan terkait di industri perbankan.

Dalam kesempatan itu, Perbanas memberikan rekomendasi Layanan Keuangan di Nusantara kepada Presiden untuk mendorong pengembangan industri keuangan di Indonesia.

Rekomendasi itu diharapkan dapat mendorong inovasi serta meningkatkan kolaborasi dalam sektor keuangan yang telah memberikan kontribusi langsung kepada PDB sebesar 44 miliar dolar AS.

Baca juga: Wapres dorong bank konvensional lakukan inovasi jasa keuangan