Perbandingan 50 Laga Awal Solskjaer Vs 50 Pertandingan Terakhir Mourinho di Manchester United

Bola.com, Manchester - Setelah memecat Jose Mourinho, Manchester United menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai nakhoda tim. Solskjaer awalnya hanya menjadi pelatih sementara klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut.

Namun, performa apik Manchester United selama tiga bulan membuat manajemen klub mempermanenkan Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer hingga sekarang.

Bersama Jose Mourinho, Manchester United mampu berada di posisi kedua klasemen pada musim 2017-2018. Namun, Mourinho dipecat setelah membukukan start buruk pada awal musim ketiganya. Pelatih asal Portugal tersebut didepak dari Old Trafford pada Desember 2018. 

Sementara Ole Gunnar Solskjaer pada musim lalu hanya membawa Manchester United di posisi keenam klasemen akhir.

Kini kedua pelatih akan saling beradu strategi saat Manchester United menjamu Tottenham Hotspur dalam laga pekan ke-16, di Old Trafford, Kamis (5/12/2019) dini hari WIB. Secara statistik kedua pelatih hampir mempunyai catatan yang sama saat menukangi Manchester United.

Bagaimana statistiknya? Berikut Bola.com merangkum dari Planet Football, perbandingan 50 laga awal Ole Gunnar Solskjaer dan 50 pertandingan terakhir Jose Maourinho di Manchester United.

 

Hasil Akhir

Paul Pogba mengaku menikmati permainannya Manchester United di bawah kendali Ole Gunnar Solskjaer. (AFP/Paul Ellis)

Dari 50 pertandingan awal menjadi juru taktik Manchester United, Solskjaer mencatatkan 24 kemenangan, 12 kali seri, dan selebihnya kalah.

Itu artinya Solskjaer mempunyai persentase kemenangan 48 persen. Catatan tersebut merupakan yang terburuk sejak manajer Dave Sexton saat didapuk menjadi juru racik tim pada 1977 dan 1981.

Sebagai perbandingan, dalam 50 pertandingan terakhir Jose Mourinho bersama Manchester United, ia mampu meraih 27 kemenangan, 10 hasil imbang dan 13 kekalahan.

Pencapaian tersebut tentunya lebih baik ketimbang Ole Gunnar Solskjaer. Mourinho mempunyai persentase kemenangan sebesar 54 persen.

Efektivitas Penyerangan

Penyerang Manchester United, Marcus Rashford, melepaskan tendangan penalti saat melawan Norwich City pada laga Premier League 2019 Stadion Carrow Road, Norwich, Minggu (27/10). Manchester United menang 3-1 atas Norwich City. (AP/Joe Gidden)

Saat Ole Gunnar Solskjaer mengambil alih kursi pelatih Manchester United dari Mourinho, ia berjanji membawa sepak bola menyerang. Solskjaer membuktikan ucapannya tersebut tim asuhannya itu mempu mengemas 12 gol dari tiga pertandingan awal. Itu artinya Setan Merah mampu melesakkan empat gol setiap pertandingan.

Sementara untuk 50 laga pertamanya, skuat asuhan Ole Gunnar Solsjaer itu mampu mencetak 77 gol. Raihan tersebut mempunyai rata-rata 1,54 gol per pertandingan.

Di sisi lain, Mourinho pernah dikritik karena gaya permainannya yang lebih cenderung bertahan. Meskipun begitu catatan Jose Mourinho tak jauh berbeda dengan Solskjaer.

Dalam 50 pertandingan terakhir Mourinho bersama Manchester United, skuatnya mampu melesakkan 74 gol atau hanya terpaut 3 gol dari Solskjaer.

Itu artinya catatan tersebut memiliki rata-rata 1,48 gol per pertandingan.

Pertahanan

Striker Bournemouth, Joshua King, ketika menaklukkan kiper Manchester United, David De Gea di Vitality Stadium (Foto: Twitter Premier League)

Pertahanan menjadi satu di antara landasan gaya permainan Jose Mourinho. Meskipun begitu, Mourinho justru tidak mampu mengatasi masalah di lini belakang Manchester United.

Pada tahun terakhirnya di Old Trafford, klub besutannya itu kebobolan 51 gol dari 50 pertandingan. Itu artinya gawang Manchester United memiliki rata-rata kebobolan 1,02 gol per laga.

Sementara, Solskjaer justru mempunyai catatan lebih buruk ketimbang Mourinho. Padahal, dalam skuatnya mendapatkan dua tambahan pemain belakang, yakni Aaron Wan-Bissaka dan Harry Maguire.

Bahkan, nama terakhir mencatatkan rekor menjadi bek termahal di dunia dengan banderol sekitar 85 juta pounds.

Dari 50 pertandingan awal Solskjaer menangani Setan Merah, klub asuhannya itu sudah kebobolan sebanyak 56 gol, rata-rata kemasukkannya 1,12 gol per pertandingan.

Catatan lainnya ialah clean sheet. Saat Jose Mourinho menukangi Manchester United, skuatnya mampu mencatatkan 19 clean sheet dari 50 pertandingan terakhir.

Sedangkan di bawah Ole Gunnar Solskjaer, Manchester United hanya meraih 13 clean sheet selama 50 pertandingan awal.