Perbandingan Kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 dan 2020: Kombinasi Jitu Pemain Muda

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia sukses mencapai partai puncak Piala AFF 2020. Skuad Garuda akan bertemu lawan tangguh Thailand.

Pertandingan Timnas Indonesia vs Thailand di final Piala AFF 2020 akan berlangsung di Stadion Nasional Singapura dengan sistem dua leg mulai Rabu (29/12/2021). Laga kedua akan digelar Sabtu 1 Januari 2022.

Bagi timnas Indonesia, final Piala AFF 2020 menjadi kesempatan keenam mereka tampil di partai puncak kompetisi sepak bola tertinggi Asia Tenggara itu. Sayangnya, timnas Indonesia masih belum berhasil meraih gelar juara Piala AFF meski sudah lima kali tampil di final.

Harapan tinggi dialamatkan pada Timnas Indonesia kali ini. Pasalnya, penampilan Evan Dimas dkk mengalami perubahan cukup signifikan, terutama sejak ditangani pelatih asal Korsel Shin Tae-yong.

Bukti cukup jelas terlihat saat Timnas Indonesia lolos ke final Piala AFF 2020 dengan catatan meraih empat kemenangan dan dua hasil imbang.

Pilihan Shin Tae-yong

Reaksi pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong di pinggir lapangan pada pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2020 melawan Singapura di Singapura Stadium, Sabtu, 25 Desember 2021. (AP Photo/Suhaimi Abdullah)
Reaksi pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong di pinggir lapangan pada pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2020 melawan Singapura di Singapura Stadium, Sabtu, 25 Desember 2021. (AP Photo/Suhaimi Abdullah)

Piala AFF 2020 sendiri akan menjadi momen debut Shin Tae-yong bersama timnas Indonesia di ajang tersebut. Untuk menghadapi debutnya di kompetisi ini, Shin Tae-yong memanggil 30 pemain ke timnas Indonesia.

Shin Tae-yong juga kembali memanggil pemain-pemain yang sudah menjadi langganan timnas Indonesia seperti, Asnawi Mangkualam atau Rachmat Irianto.

Kombinasi

Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan (kiri) berselebrasi dengan rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Singapura pada pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2020 di National Stadium, Sabtu (25/12/2021). Indonesia akan bertemu antara Thailand dan Vietnam di babak final. (AFP/Roslan Rahman)
Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan (kiri) berselebrasi dengan rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Singapura pada pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2020 di National Stadium, Sabtu (25/12/2021). Indonesia akan bertemu antara Thailand dan Vietnam di babak final. (AFP/Roslan Rahman)

Selain itu, dia juga memanggil empat pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri. Empat pemain itu, yakni Egy Maulana Vikri, Elkan Baggott, Syahrian Abimanyu, dan Witan Sulaeman.

Keputusan Shin Tae-yong memanggil banyak pemain muda diapresiasi Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Dia menyebut kombinasi pemain pilihan Shin Tae-yong sangat bagus.

"Ini kombinasi pemain yang bagus. Rata-rata usia skuad ini masih muda," kata Iriawan dikutip dari laman resmi PSSI. "Masa depan tim ini saya yakin akan cerah," imbuhnya.

Mantan pelatih timnas Thailand, Chanwit Phonchewin, jugs sempat menilai tim ini. Pressing tinggi, serangan balik cepat, dan pertahanan rapat, dinilai menjadi tiga kekuatan utama timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.

Dirombak

Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam memeluk Evan Dimas Darmono setelah mengalahkan Singapura 4-2 pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020 di Singapura Stadium, Sabtu, 25 Desember 2021. (AP Photo/Suhaimi Abdullah)
Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam memeluk Evan Dimas Darmono setelah mengalahkan Singapura 4-2 pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020 di Singapura Stadium, Sabtu, 25 Desember 2021. (AP Photo/Suhaimi Abdullah)

Menariknya, Shin Tae-yong memutuskan untuk merombak skuad timnas Indonesia. Kini hanya tersisa empat pemain yang pernah berlaga di Piala AFF 2018 lalu.

Empat pemain itu antara lain, Fachrudin Aryanto, Evan Dimas, Irfan Jaya, dan Dedik Setiawan.

Sangat Buruk

Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas, menggiring bola saat melawan Filipina pada laga Piala AFF 2018 di SUGBK, Jakarta, Minggu (25/11). Kedua negara bermain imbang 0-0. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas, menggiring bola saat melawan Filipina pada laga Piala AFF 2018 di SUGBK, Jakarta, Minggu (25/11). Kedua negara bermain imbang 0-0. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Perjalanan timnas Indonesia di Piala AFF edisi sebelumnya memang sangat buruk. Di bawah komando Bima Sakti, saat itu timnas Indonesia gagal lolos dari fase grup.

Tergabung di Grup B, timnas Indonesia hanya mampu meraih satu kemenangan dan bercokol di peringkat empat.

Pemain Muda

Bersama Timnas Indonesia, ia baru mencetak 1 gol dari 8 laga. Debutnya terjadi pada 14 Januari 2018 di bawah pelatih Luis Milla saat menghadapi Islandia yang berakhir dengan kekalahan 1-4 dalam sebuah laga persahabatan. (Dok. PSSI)
Bersama Timnas Indonesia, ia baru mencetak 1 gol dari 8 laga. Debutnya terjadi pada 14 Januari 2018 di bawah pelatih Luis Milla saat menghadapi Islandia yang berakhir dengan kekalahan 1-4 dalam sebuah laga persahabatan. (Dok. PSSI)

Timnas Indonesia berangkat ke Piala AFF 2018 dengan fakta para pemain muda tampil mengesankan di SEA Gamaes 2017 dan Asian Games 2018.

Hal tersebut membuat Bima Sakti, yang awalnya mendampingi Luis Milla, dalam dua turnamen yang diikuti Timnas Indonesia U-22 itu, memilih membawa banyak pemain muda dalam skuadnya.

Awan Setho Raharjo, Alfath Fathier, Putu Gede, Bagas Adi Nugroho, Gavin Kwan Adsit, Ricky Fajrin, Hansamu Yama, Zulfiandi, Evan Dimas, Muhammad Hargianto, Septian David Maulana, Febri Hariyadi, dan Irfan Jaya adalah pemain muda yang dibawa Bima Sakti dalam skuad AFF 2018.

Banyak Debutan

Jika melihat skuad tersebut, hanya sedikit pemain yang sebelumnya sudah pernah tampil di Piala AFF. Selain Evan Dimas dan Hansamu Yama, hanya Andritany, Rizky Pora, Fachrudin Aryanto, Stefano Lilpaly, dan Andik Vermansah yang sebelumnya sudah merasakan atmosfer di Piala AFF.

Artinya cukup banyak debutan di skuad Garuda di Piala AFF 2016. Selain sejumlah pemain muda, Riko Simanjuntak dan Alberto Goncalves baru menjalani debutnya di Piala AFF pada edisi ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel