Perbedaan Atap Seng dan Asbes, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini!

Perbedaan Atap Seng dan Asbes, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini!
Perbedaan Atap Seng dan Asbes, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini!

RumahCom – Atap seng dan asbes memiliki beberapa perbedaan mulai dari material, bentuk, juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, karenanya orang kerap bingung mau menggunakan seng atau asbes sebagai atap dari rumah atau bangunan mereka.

Untuk Anda yang tengah bingung hendak memilih atap berbahan seng atau asbes untuk hunian, maka untuk bahan pertimbangan simaklah artikel berikut yang akan membahas tentang perbedaan atap seng dan asbes beserta kelebihan dan kekurangannya, antara lain:

  • Perbedaan Atap Seng dan Asbes

  • Jenis-Jenis Atap Seng

  • Jenis-Jenis Atap Asbes

  • Kelebihan Atap Seng dan Asbes

  • Kekurangan Atap Seng dan Asbes

[ArticleCallout]{ “title”: “9 Rumah Sederhana Tapi Mewah yang Bisa Jadi Inspirasi”, “excerpt”: “Simak inspirasi 9 rumah sederhana namun mewah di sini!”, “link”: “https://www.rumah.com/panduan-properti/9-desain-rumah-minimalis-sederhana-yang-terlihat-mewah-14489”, “image”: “https://cdn-cms.pgimgs.com/static/2019/05/Rumah-Minimalis-Sederhana-Foto-Utama.jpg” } [/ArticleCallout]

Perbedaan Atap Seng dan Asbes

Seng dan Asbes memiliki harga yang relatif murah. (Foto: Cook Roofing Company)
Seng dan Asbes memiliki harga yang relatif murah. (Foto: Cook Roofing Company)

Material seng dan asbes kerap dipilih untuk atap sebuah bangunan, terutama untuk rumah atau hunian. Hal tersebut salah satunya dikarenakan kedua bahan tersebut dijual dengan harga yang terjangkau.

Namun keduanya memiliki perbedaan, antara lain:

Atap Seng

Atap seng memiliki bobot yang ringan. (Foto: Lewis Walker Roofting)
Atap seng memiliki bobot yang ringan. (Foto: Lewis Walker Roofting)

Salah satu bahan atap yang bisa diaplikasikan dengan mudah pada berbagai konstruksi adalah atap seng. Dilansir dari Wikipedia, atap seng bisa disebut juga sebagai atap yang terbuat dari bahan yang keras seperti metal atau baja dan dikenal sebagai salah satu atap yang mempunyai daya tahan yang lama dan kuat terhadap benturan.

Atap seng merupakan salah satu jenis atap bangunan yang popularitasnya sangatlah tinggi dan banyak sekali bangunan yang mengadopsi dan menggunakan atap seng.

Setiap atap bangunan memiliki karakteristik berbeda dan menjadikan setiap atap sangat unik dan berbeda dari satu dan yang lainnya. Atap seng juga memiliki karakteristiknya sendiri dan Anda harus mengetahui apa yang menjadi karakter dari atap tersebut sebelum membeli dan memasangnya pada bangunan.

Dikutip dari The Metal Roof Company, salah satu karakter dari atap seng adalah bentuknya yang seamless dan bisa membuat atap terlihat rapi dan lebih simetris.

Pada awalnya, atap yang terbuat dari seng masih belum memiliki bentuk dan desain yang beragam yang menjadikan fungsi pemakaiannya sangatlah terbatas. Namun, seiring dengan perjalanan waktu akhirnya membuat atap seng menjadi lebih variatif dan sangat banyak ragamnya yang bisa disesuaikan dengan mudah pada setiap jenis bangunan berbeda

Atap seng dijual dalam bentuk lembaran yang memiliki ukuran tersendiri. Karena ukurannya yang sudah pas membuat Anda tidak perlu repot untuk mengukur tatanan atap yang ada.

 

Atap Asbes

Genteng asbes terbuat dari semen atau fiber. (Foto: Pinterest)

Dilansir dari Kumparan, asbes atau asbestos adalah mineral alami yang terbentuk di alam, sama seperti besi dan juga tembaga. Bahan tambang ini terdiri dari serat dan silikat mineral dengan komposisi kimiawi yang berbeda. Bahan asbes dikenal kuat, namun tidak bisa diuraikan oleh alam.

Asbes terkenal karena memiliki ketahanan terhadap api dan kemampuan untuk ditenun menjadi kain. Karena keunggulan ini, asbes digunakan untuk membuat tirai tahan api untuk teater dan pakaian tahan panas untuk pekerja logam dan petugas kebakaran.

Di Amerika, Asbes digunakan sebagai bahan penyekat. Keunggulannya yang tahan terhadap panas hingga 800 derajat membuat asbes dipakai di industri konstruksi dan pabrik. Beberapa barang yang menggunakan asbes antara lain panel anti api, pelapis kabel listrik, pipa semen dengan serat asbes, dan tentunya produk atap bangunan.

Atap seng dan asbes selan punya banyak keunggulan juga bisa jadi opsi untuk atap rumah dengan harga yang lebih terjangkau dibanding jenis atap lainnya. Mau punya rumah dengan harga terjangkau di Tangerang Selatan dengan harga di bawah Rp1 M? Cek di sini!

Jenis-Jenis Atap Seng

Atap seng memiliki aneka macam jenis. (Foto: Pinterest)
Atap seng memiliki aneka macam jenis. (Foto: Pinterest)

Di Indonesia, material seng kerap dipilih sebagai atap hunian atau rumah. Atap seng sendiri memiliki beberapa jenis yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan dan keinginan. Berikut adalah jenis-jenis atap seng.

Seng Gelombang

Atap seng bergelombang paling banyak dipakai di rumah masyarakat Indonesia (Foto: Pinterest)
Atap seng bergelombang paling banyak dipakai di rumah masyarakat Indonesia (Foto: Pinterest)

Seng ini banyak ditemukan di seluruh sudut wilayah Indonesia, dimulai dari rumah warga, warung, kanopi dan sebagainya.. Anda bisa dapatkan seng ini dengan harga mulai dari Rp 48.000 per lembar sesuai dengan ukuran dan ketebalan seng.

Di Indonesia, umumnya seng gelombang digunakan untuk atap depan rumah seperti garasi ataupun tempat parkir. Selain itu, ada juga yang memanfaatkan seng gelombang untuk membuat kandang hewan ternak.

Seng gelombang memiliki warna yang bervariatif, seperti merah, kuning, putih atau pun biru, yang dapat Anda pilih sesuai keinginan dan konsep hunian Anda.

Seng Spandek

Atap spandek terbuat dari campuran aluminium (Foto: Arlinfortunaabadi.com)
Atap spandek terbuat dari campuran aluminium (Foto: Arlinfortunaabadi.com)

Beberapa tahun belakangan ini, penggunaan material atap spandek menjadi cukup popular sebagai pengganti atap genteng tanah liat yang sudah sejak lama digunakan.

Atap spandek merupakan salah satu jenis atap rumah yang terbuat dari campuran bahan alumunium serta seng. Komposisi rasio yang digunakan untuk membuat atap spandek adalah 55% alumunium dan 43% dari seng. Sisanya menggunakan bahan dari silicon.

Dari campuran bahan-bahan tersebut, terciptalah atap spandek yang memiliki sifat kokoh, awet, ringan dan mudah dibentuk. Anda bisa dapatkan seng ini dengan harga mulai dari Rp Rp 63.000 per lembar sesuai dengan ukuran dan ketebalan dari seng.

Seng Galvalum

Seng galvalum lebih mahal dari seng gelombang. (Foto: Pinterest)
Seng galvalum lebih mahal dari seng gelombang. (Foto: Pinterest)

Belakangan ini, penggunaan seng galvalum lebih populer di masyarakat. Bukan tanpa alasan, ini karena atap seng galvalum diketahui memiliki ketahanan yang tinggi terhadap korosi. Tak hanya itu, material yang juga dikenal sebagai seng baja ringan ini lebih kedap suara jika dibandingkan dengan seng biasa.

Seng galvalum dibuat dengan mencampurkan aluminium, silikon, dan zinc. Oleh sebab itu bobotnya lebih ringan dibandingkan jenis seng lainnya. Ini juga yang membuatnya populer sebagai atap kanopi atau garasi di rumah.

Seng ini sama seperti seng gelombang, namun memiliki kualitas yang lebih tinggi dari pada seng gelombang yang tentunya membuat harganya juga lebih mahal. Anda bisa dapatkan seng galvalum ini dengan harga mulai dari Rp 119.000 per lembar sesuai dengan ukuran dan ketebalan seng.

Jenis-Jenis Atap Asbes

Atap asbes memiliki beberapa jenis. (Foto: Shutterstock)
Atap asbes memiliki beberapa jenis. (Foto: Shutterstock)

Di Indonesia, selain material seng, material atap asbes juga kerap dipilih sebagai atap hunian atau rumah. Atap seng sendiri memiliki beberapa jenis yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan dan keinginan. Berikut adalah jenis-jenis atap seng.

Asbes Gelombang

Atap asbes berbentuk gelombang yang kerap dipakai masyarakat Indonesia. (Foto: Pinterest)
Atap asbes berbentuk gelombang yang kerap dipakai masyarakat Indonesia. (Foto: Pinterest)

Sesuai dengan namanya, asbes ini kurang lebih sama seperti seng. Beratnya pun enteng dan pemasangannya pun mudah. Atap asbes jenis ini sering ditemui di rumah masyarakat Indonesia.

Atap jenis ini biasanya tidak dipasang rumah melainkan dipasang di gudang, garasi dan sebagainya karena bahannya yang tidak dapat menyerap panas dengan baik. Harga dari asbes seng gelombang ini pun beragam mulai dari Rp 45.000 dengan ukuran 150 x 105 cm.

Asbes Plastik Solartuff

Asbes ini memiliki varian warna dan juga transparan. (Foto: UD Harga Bangunan)
Asbes ini memiliki varian warna dan juga transparan. (Foto: UD Harga Bangunan)

Asbes ini terbuat dari polikarbonat yang kuat dan bentuknya bergelombang sama seperti seng. Asbes ini juga memiliki varian warna dan juga transparan. Anda bisa pakai asbes plastik solartuff ini pada atap untuk kolam renang, gazebo, kanopi, garasi dan sebagainya. Asbes plastik solartuff ini dijual dimulai dari harga Rp 135.000,- per 1 meter

Dibuat dengan teknologi termutakhir Eropa dan pilihan bahan plastik terbaik, solartuff sangat ringan tetapi juga sangat kuat, mampu bertahan dalam berbagai perubahan cuaca.

Selain yang telah disebutkan juga mudah untuk dipasang, design yang dinamis dan berbagai pilihan warna menarik membuat solartuff adalah solusi terbaik untuk atap dan partisi untuk menuangkan kreativitas dan imajinasi lewat desain dan arsitektural bangunan Anda.

Asbes Plafon

Asbes plafon dibuat dari campuran semen. (Foto: Courtina)
Asbes plafon dibuat dari campuran semen. (Foto: Courtina)

Asbes ini dibuat dari campuran semen dan material lainnya. Asbes ini biasanya dipakai orang untuk atap rumah mereka berbeda dengan asbes plastik solartuff yang digunakan hanya untuk bagunan mereka yang seperti gazebo, kanopi dan sebagainya.

Harga dari atap jenis ini pun beragam, semakin tebal asbes plafon ini maka semakin mahal pula harganya.

Warna dari asbes ini pun beragam sesuai dengan keinginan Anda. Harga dari asbes ini pun tergantung dengan merek nya yang beragam, umumnya asbes ini dijual dengan harga Rp 45.000 dengan ukuran 150 x 105 cm.

[PropertyTip]<strong>Jika atap asbes telah digunakan selama beberapa tahun, sebaiknya segera diganti, karena bahan asbes tergolong lebih cepat dimakan usia.</strong>[/PropertyTip]

Kelebihan Atap Seng dan Asbes

Atap seng dan asbes memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. (Foto: Asia Federasi)
Atap seng dan asbes memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. (Foto: Asia Federasi)

Atap seng dan asbes masing-masing memiliki kelebihannya. Berikut kelebihan antara atap seng dan asbes:

Kelebihan Atap Seng

Atap seng mempunyai kelebihannya tersendiri dan membuatnya unik dan berbeda dari atap yang lainnya. Dilansir dari JTC Roofing, dibawah ini adalah beberapa kelebihan atap seng.

  1. Memiliki ketahanan terhadap korosi yang sangat tinggi

  2. Sangat kuat dan memiliki kemampuan untuk menutup baret-baret yang ada secara otomatis.

  3. Warna atap seng sangat cerah, membuatnya menjadi lebih mudah untuk dipadukan dengan cat tembok di rumah.

  4. Ramah terhadap lingkungan karena diproduksi dengan energi yang minim dan tidak membutuhkan biaya besar.

  5. Material atap seng masih bisa didaur ulang kembali di kemudian hari dan membuatnya tidak akan mencemari bumi yang kita tinggali.

  6. Cocok untuk bangunan berukuran besar seperti hall atau gedung olahraga.

  7. Sangat baik menahan panas sehingga bagian dalam ruangan tidak akan terasa gerah.

  8. Harga lebih murah sehingga hemat biaya konstruksi.

Kelebihan Atap Asbes

Atap asbes umumnya dipilih karena biaya yang lebih murah dan bobot ringan. Berikut daftar keunggulannya:

  1. Harganya cenderung lebih terjangkau dibandingkan bahan genteng lainnya.

  2. Dikenal ringan, dan efisien memasang asbes tidak memerlukan banyak bantuan.

  3. Bentuk lembaran panjang ringan dengan tekstur halus dan berserat. Hal ini akan membuat proses pemasangan lebih mudah dan hemat waktu daripada jenis bahan lainnya. Anda juga tidak memerlukan banyak upaya untuk memasangnya.

Kekurangan Atap Seng dan Asbes

Atap seng dan asbes juga memiliki beberapa kekurangan (Foto: Pinterest)
Atap seng dan asbes juga memiliki beberapa kekurangan (Foto: Pinterest)

Disamping memiliki kelebihan, atap seng dan asbes juga memiliki beberapa kekurangan. Kekurangan ini patut Anda simak untuk bahan pertimbangan dalam memilih atap seng atau asbes. Berikut kekurangan atap seng dan atap asbes.

Kekurangan Atap Seng

  1. Pemasangan perlu dilakukan secara berhati-hati. Jika atap seng ada penyok maka kebocoran tidak dapat dicegah dan tidak bisa diperbaiki.

  2. Atap seng sangat rentan terbawa oleh angin kencang sehingga harus dipasang dengan kuat.

  3. Tidak semua atap seng memiliki desain yang menarik dan bisa membuat bangunan menjadi terlihat murahan.

  4. Permukaannya sangat panas apabila terkena sinar matahari, membuat pemasangan harus dilakukan saat sedang teduh.

  5. Pemasangannya membutuhkan sebuah lapisan insulasi sintetis agar bagian bawah dari atap seng tidak menjadi lembab dan menimbulkan lumut.

  6. Ketika sedang hujan, atap yang terbuat dari seng sangatlah berisik dan bisa mengganggu suasana di dalam rumah.

  7. Atap seng yang murah akan mengalami perubahan warna seiring dengan berjalannya waktu, sehingga mengganggu tampilan atap.

Kekurangan Atap Asbes

  1. Tidak memiliki desain yang menarik. Berbeda jika Anda memilih atap genteng yang dijual dengan banyak pilihan warna yang indah.

  2. Mudah rapuh dan patah, sehingga Anda perlu ekstra hati-hati dalam pemasangan atau menyerahkan pemasangan pada orang yang berpengalaman.

  3. Walaupun tahan panas dan api, asbes tidak cocok digunakan pada area bersuhu panas. Hal ini karena atap berbahan asbes tidak mampu menyerap panas. Untuk mencegah suhu panas turun ke dalam ruangan, sebaiknya Anda melapisi rangka atap menggunakan alumunium foil.

  4. Selain tiga kekurangan tersebut, asbes pun bisa menyebabkan penyakit apabila debu dan partikel asbes terhirup.

Itulah penjelasan tentang perbedaan atap seng dan atap asbes, lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya. Semoga dapat membantu Anda dalam mempertimbangkan material yang akan Anda gunakan.

Tonton video berikut ini untuk mengetahui tips memilih asuransi rumah yang tepat!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

[AskGuru][/AskGuru]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel