Perbedaan Condotel, Apartemen, dan Hotel, Untung Mana?

·Bacaan 6 menit
Perbedaan Condotel, Apartemen, dan Hotel, Untung Mana?
Perbedaan Condotel, Apartemen, dan Hotel, Untung Mana?

RumahCom – Condotel, atau yang biasa disebut kondo saja, merupakan singkatan dari kondominium-hotel. Pada dasarnya, condotel merupakan bangunan apartemen yang dialihfungsikan sebagai hotel.

Tak berbeda jauh dengan apartemen, condotel juga memiliki beragam tipe unit, dengan spesifikasi ruangan meliputi kamar tidur, kamar mandi, dan ruang untuk bekerja atau sekadar bersantai, lengkap dengan segala fasilitas penunjang. Segmen condotel ini muncul lantaran pertumbuhan hotel yang semakin marak.

Condotel pun mulai digandrungi kaum investor karena menjanjikan dari sisi investasi dan passive income. Lebih lanjut membahas tentang condotel sudah dirangkum Rumah.com dalam ulasan menarik berikut ini.

  1. Pengertian Condotel atau Kondotel

  2. Perbedaan Condotel dan Hotel

  3. Perbedaan Condotel dan Apartemen

  4. Prospek Condotel/Kondotel di Indonesia

Panduan Beli dan Investasi di Kota Mandiri Wilayah Indonesia
Panduan Beli dan Investasi di Kota Mandiri Wilayah Indonesia

Investasi Properti

Panduan Beli dan Investasi di Kota Mandiri Wilayah Indonesia

1. Pengertian Condotel atau Kondotel

Tiap-tiap kamar di condotel bisa dimiliki oleh orang yang berbeda-beda dan dikelola oleh sebuah operator. Sumber: Pixabay
Tiap-tiap kamar di condotel bisa dimiliki oleh orang yang berbeda-beda dan dikelola oleh sebuah operator. Sumber: Pixabay

Tiap-tiap kamar di condotel bisa dimiliki oleh orang yang berbeda-beda dan dikelola oleh sebuah operator. Sumber: Pixabay

Sesuai namanya, mengutip Investopedia, condotel atau condominium hotel adalah properti yang dioperasikan layaknya hotel, namun hak kepemilikan yang dipecah seperti kondominium. Penjelasan sederhananya, tiap-tiap kamar di condotel bisa dimiliki oleh orang yang berbeda-beda dan dikelola oleh sebuah operator. Selanjutnya, kamar-kamar tersebut disewakan seperti layaknya hotel. Nantinya, pemilik unit akan mendapatkan pemasukan sesuai persentase yang disepakati di awal.

Bedanya dengan kondominium, pemilik unit condotel tidak bisa tinggal di unitnya untuk jangka panjang. Biasanya, pemilik unit akan mendapat kuota menginap beberapa hari per tahun. Untuk menggunakan kuota tersebut, pemilik harus membuat perjanjian terlebih dahulu.

Biasanya lokasi condotel terletak tak jauh dari pusat pariwisata, seperti di Bali, Bandung, Bogor, bahkan Lombok yang kini tengah dijadikan sasaran berlibur para turis mancanegara dan lokal. Fasilitas yang disediakan pun beragam, mulai dari kolam renang, spa, restoran, ruang meeting, pusat kebugaran, taman bermain, yang jika dilihat hampir tak ada beda dengan hotel berbintang.

Condotel memiliki beragam tipe unit, dengan spesifikasi ruangan meliputi kamar tidur, kamar mandi, dan ruang untuk bekerja atau sekadar bersantai. Mau punya hunian dengan spesifikasi ruang yang cukup komplit dengan harga yang dibandrol tidak terlalu mahal di Parung Panjang? Cek pilihan rumahnya dengan harga di bawah Rp500 jutaan di sini!

2. Perbedaan Condotel dan Hotel

Perbedaan fisik antara condotel dan hotel sekilas bisa dilihat dari segi bangunan. Sumber: Pixabay
Perbedaan fisik antara condotel dan hotel sekilas bisa dilihat dari segi bangunan. Sumber: Pixabay

Perbedaan fisik antara condotel dan hotel sekilas bisa dilihat dari segi bangunan. Sumber: Pixabay

Antara condotel dan hotel nyaris tak ada beda. Perbedaan fisik bisa jadi terletak dari segi bangunan, dimana bangunan condotel dikonsep layaknya apartemen. Sementara bangunan hotel punya ciri tersendiri.

Kendati sama-sama dibuat untuk tujuan disewakan kepada pelancong, namun apa bedanya antara condotel dan hotel? Merujuk laman Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, berikut penjelasannya.

Condotel

Hotel

Condotel atau condominium hotel adalah properti yang dioperasikan layaknya hotel, namun hak kepemilikan yang dipecah seperti kondominium.

Hotel merupakan salah satu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau keseluruhan bagian untuk jasa pelayanan penginapan, penyedia makanan dan minuman serta jasa lainnya bagi masyarakat umum yang dikelola secara komersial.

Tiap-tiap kamar di condotel bisa dimiliki oleh orang yang berbeda-beda dan dikelola oleh sebuah operator. Selanjutnya, kamar-kamar tersebut disewakan seperti layaknya hotel. Nantinya, pemilik unit akan mendapatkan pemasukan sesuai persentase yang disepakati di awal.

Hanya akan ada satu atau beberapa pemegang saham di hotel. Secara konvensional, pemilik atau pengelola hotel akan membangun atau membeli seluruh bangunan dan fasilitas hotel untuk kemudian dioperasikan sebagai hotel.

Dalam proyek condotel, bersama dengan modal sendiri, pengembang memiliki mobilisasi modal dari konsumen yang dapat menggunakan atau menyewakan unitnya.

Untuk membangun hotel, pengembang akan menggunakan modal sendiri atau menghimpun modal dari lembaga perbankan.

Layaknya hotel, condotel memiliki sistem reservasi dan layanan lainnya seperti kolam renang, klub malam, restoran dan layanan kamar 24/24.

Dari segi fasilitas, hotel memiliki sistem reservasi dan layanan lainnya seperti kolam renang, klub malam, restoran dan layanan kamar 24/24.

Secara detail, apartemen condotel memiliki berbagai fasilitas dan fasilitas seperti apartemen biasa yakni ruang tamu, kamar tidur, dapur, toilet, hingga ruang mencuci.

Dari segi interior, ruangan hotel lazimnya terbatas pada kamar tidur dan kamar mandi.

Baca juga: Panduan Investasi Apartemen di Indonesia Terbaru 2021

3. Perbedaan Condotel dan Apartemen

Salah satu perbedaan antara condotel dan apartemen terletak di sisi keuntungan.Sumber: Unsplash
Salah satu perbedaan antara condotel dan apartemen terletak di sisi keuntungan.Sumber: Unsplash

Salah satu perbedaan antara condotel dan apartemen terletak di sisi keuntungan.Sumber: Unsplash

Jika condotel dan hotel punya beberapa perbedaan, begitu pula berlaku untuk condotel dan apartemen. Meski dibangun dalam struktur yang sama, namun fungsi kedua properti ini jelas sangat berbeda. Melansir Apartments, simak perbedaan condotel dan apartemen.

Condotel

Apartemen

Condotel adalah unit apartemen yang sudah fully furnished, sehingga investor tak perlu memikirkan perihal perabotan yang harus dibeli.

Pada apartemen, konsumen biasanya hanya mendapat AC serta instalasi air dan listrik.

Meski berstatus pemilik, namun condotel hanya bisa digunakan 7 kali dalam setahun. Itu artinya, pemilik tidak bebas menghuninya setiap saat.

Apartemen bisa dimanfaatkan sebagai tempat tinggal atau disewakan sebagai sarana investasi.

Keuntungan condotel harus dibagi dengan operator yang mengelola. Umumnya, sharing profit adalah 70% untuk investor dan 30% untuk operator.

Keuntungan dari apartemen bisa dimiliki sepenuhnya.

Keuntungan kondotel dibagikan dalam periode yang berbeda-beda. Ada yang per bulan, per kuartal, sampai per tahun. Biasanya, keuntungan diberikan sekitar 1-2 bulan dari periode penghitungan.

Keuntungan tak berbatas waktu, tergantung pada bagaimana strategi marketing yang dijalani oleh pemilik apartemen.

Kondotel merupakan tempat tinggal yang dibangun oleh developer untuk dijual kepada investor, untuk selanjutnya dikelola oleh operator hotel sebagai hotel.

Apartemen merupakan tempat tinggal yang dibangun oleh developer untuk dijual kepada end user, dengan segala bentuk pengelolaan diserahkan kepada pemilik.

4. Prospek Condotel/Kondotel di Indonesia

Normalnya, titik impas dalam investasi condotel adalah maksimal tujuh tahun. Sumber: Unsplash
Normalnya, titik impas dalam investasi condotel adalah maksimal tujuh tahun. Sumber: Unsplash

Normalnya, titik impas dalam investasi condotel adalah maksimal tujuh tahun. Sumber: Unsplash

Berinvestasi condotel di Indonesia punya prospek masa depan yang cukup menjanjikan. Terutama jika condotel berada di lokasi terbaik, seperti di kawasan pariwisata seperti Bali dan Yogyakarta. Adapun prospek condotel bisa dilihat dari titik impas (BEP), dimana condotel lebih menjanjikan hasil yang cepat.

Di Bali misalnya, para pelaku investor condotel sudah bisa mendapatkan titik ini dalam jangka waktu dua sampai tiga tahun saja. Normalnya, titik impas dalam investasi condotel adalah maksimal tujuh tahun. Berbeda dengan BEP di segmen apartemen yang biasanya baru bisa dicapai dalam waktu lima tahun.

Tip Rumah

Lokasi condotel biasanya terletak tak jauh dari pusat pariwisata, seperti di Bali, Bandung, Bogor, bahkan Lombok yang kini tengah dijadikan sasaran berlibur para turis mancanegara dan lokal. Fasilitas yang disediakan pun beragam, mulai dari kolam renang, spa, restoran, ruang <em>meeting</em>, pusat kebugaran, taman bermain, yang jika dilihat hampir tak ada beda dengan hotel berbintang.

Tak hanya itu, prospek condotel di Indonesia juga cukup bonafide lantaran pemberian jaminan ROI (Return of Investment) senilai 8 persen per tahun dalam jangka waktu tiga tahun pertama. Jadi misalkan Pak Herry membeli sebuah condotel seharga Rp800 juta, maka keuntungan yang didapat tiap tahunnya adalah Rp64 juta.

Referensi condotel di Indonesia bisa dengan mudah ditemukan pada laman Beli Rumah.com. Variasi harganya pun beragam, kisaran Rp400 juta sampai Rp4 miliaran. Penasaran apa saja pilihannya?

Jangan sampai terjebak hutang! Cek video yang informatif berikut ini untuk mempelajari cara membuat financial planning agar Anda bisa terbebas dari hutang!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel