Perbedaan Penyebaran antara COVID-19 dan Flu

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Penting untuk membedakan proses penyebaran atau penularan antara COVID-19 dan flu. Virus pada dasarnya menyebar dengan cara yang sama.

Namun, ada perbedaan utama dalam cara penyebaran virusnya. Dilansir dari huffpost.com, berikut ini adalah perbandingan cara penularan antara COVID-19 dan flu.

1. Keduanya menyebar terutama melalui tetesan pernapasan

Cara utama penyebaran COVID-19 dari orang ke orang diperkirakan melalui tetesan pernapasan. Inilah mengapa masker yang bisa menghalau risiko penyebaran flu, juga dapat menurunkan risiko penularan COVID-19.

2. Penularan melalui udara juga menjadi penyebab kedua penyakit tersebut

Ada bukti penularan COVID-19 melalui udara, di mana tetesan sangat kecil berisi virus menggantung di udara selama berjam-jam lamanya, terutama di dalam ruangan yang berventilasi buruk. Flu juga memiliki potensi penyebaran yang sama.

3. Superspreader dapat terjadi dengan keduanya

Ilustrasi Flu dan Pilek Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio
Ilustrasi Flu dan Pilek Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Selama pandemi, beberapa peristiwa penyebaran COVID-19 telah dilaporkan di mana 1 orang terinfeksi, menularkan virus ke orang lain. Flu juga bisa menyebar dengan cara ini.

Namun, kemungkinan akan lebih besar pada COVID-19, karena manusia memiliki kekebalan yang lebih rendah terhadap penyakit ini. Ini artinya lebih banyak orang cenderung lebih rentan tertular COVID-19 daripada flu.

4. Ada kemungkinan asimtomatik dan pra gejala pada COVID-19

Sekitar 40 sampai 50% orang yang terinfeksi COVID-19 tidak memiliki gejala, namun tetap dapat menularkan kepada orang lain. Ada juga periode pra gejala 5 sampai 6 hari dengan COVID-19 di mana orang yang terinfeksi dianggap sangat menular.

Perbedaan utama antara kedua penyakit

ilustrasi tips menyembuhkan batuk secara alami tanpa obat/unsplash
ilustrasi tips menyembuhkan batuk secara alami tanpa obat/unsplash

Perbedaan utama antara kedua penyakit ini adalah masa inkubasi COVID-19 yang lebih lama, dapat bertahan hingga 14 hari, sedangkan flu lebih pendek. Seseorang yang terinfeksi COVID-19 lebih mungkin menyebarkannya ke lebih banyak orang.

#ChangeMaker