Perbedaan Waktu Jadi Penyebab Alwi Slamat Absen pada Latihan Daring Persebaya

Bola.com, Tulehu - Pemain Persebaya, Alwi Slamat, selalu absen dalam latihan daring yang diadakan jajaran pelatih Tim Bajul Ijo. Dia menghadapi kendala untuk mengikuti latihan yang dilakukan setiap Senin, Rabu, dan Jumat, menjelang Maghrib itu.

Saat ini, Alwi sedang berada di kampung halamannya, Tulehu, sebuah desa penghasil pesepak bola di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Nah, kampungnya itu sudah masuk WIT, dua jam lebih cepat dari Surabaya yang menggunakan WIB.

Jajaran pelatih Persebaya menjadwalkan latihan dimulai pada pukul 16.00 WIB, sebagai waktu untuk mengisi ngabuburit para pemainnya. Tetapi, Alwi malah sudah berbuka puasa karena di Tulehu masuk pukul 18.00 WIB.

“Kondisinya tidak memungkinkan untuk ikut latihan online, tetapi saya menjalankan menu latihan yang diberikan tim pelatih,” ujar pemain berusia 21 tahun tersebut.

Meski demikian, Alwi tetap berusaha memenuhi porsi latihan yang diberikan jajaran pelatih Persebaya, tanpa mengikuti latihan daring. Dia juga tidak ingin ketinggalan dengan rekan-rekan setimnya yang berjuang menjaga kondisi di tengah pandemi COVID-19.

“Saya sore latihan sendiri untuk jaga kebugaran,” ucap pemain yang kerap diturunkan sebagai bek kiri di Persebaya itu.

 

Nikmati Ramadan Bersama Keluarga

Pemain Persebaya Surabaya, Alwi Slamat, berebut bola dengan Patrich Wanggai saat latihan di Lapangan Yogyakarta Independent School, Yogyakarta, Rabu (23/1). Latihan ini merupakan persiapan jelang Liga 1 2020. (Bola.com/Aditya Wany)

Pandemi virus corona juga memberi dampak positif buat Alwi. Sebab, kali ini dia bisa pulang kampung dan menikmati Ramadan bersama keluarganya. Kondisi ini sangat berbeda dibandingkan beberapa tahun terakhir, di mana dia menjalani ibadah puasa di perantauan.

“Bagi saya, Ramadan ini sangat spesial. Sekarang sepanjang Ramadan di rumah, biasanya hanya dapat libur 1-2 hari,” ungkap pemain yang juga berstatus sebagai anggota TNI itu.

Sebelum membela Persebaya, Alwi tercatat telah berseragam sejumlah klub yang memaksanya tidak berada di Tulehu selama Ramadan. Di antaranya adalah Semen Padang, PS TNI, dan PSMS Medan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini