Percasi Lampung bertekad sumbang medali PON Papua

·Bacaan 1 menit

Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Lampung bertekad menyumbangkan medali pada Pekan Olahraga Nasional Papua.

"Saat ini tiga atlet catur Lampung tengah menjalani pemusatan latihan dan dengan latihan yang kontinyu mudah-mudah mereka dapat menyumbang medali untuk Lampung, " kata Ketua Umum Percasi Lampung Imer Darius di Bandarlampung, Jumat.

Dia menyebutkan tiga atlet caturnya yakni Via Liatiningtyas, Skolastika Faustina Arif, dan Fioren Clarisa, tengah berlatih intensif.

Mereka saat ini dilatih oleh dua pelatih nasional Taufik Halay (MI) dan Rizki Rismanto (MN). Ini merupakan bentuk
komitmen Percasi Lampung.

Mereka mengaku sangat serius mempersiapkan para pecatur yang akan bertarung pada PON Papua.

Imer menjelaskan pada PON mendatang, Lampung akan bertanding dalam beregu putri dan kemungkinan catur cepat.

Baca juga: Menpora akan komunikasi dengan PB PON soal penunjukan Nagita Slavina

"Para atlet akan terus meningkatkan kemampuan selama latihan," ujar Imer.

Ia menambahkan beberapa waktu lalu Fioren Clarisa melakukan uji tanding melawan atlet PON Papua Alya Sekar Kinasihdan dan hasilnya remis. Uji coba itu, untuk mengasah kemampuan dan mental bertanding atlet.

"Kami masih melakukan uji coba di Lampung dan belum berencana untuk try out mengingat masih dalam kondisi COVID-19 " jelas Imer.

Sekretaris Percasi Lampung Arya Khalief menyatakan terus menggenjot latihan para atlet catur Lampung.

"Mereka tak hanya berlatih kemampuan bermain catur tapi diimbangi dengan latihan fisik," kata Arya.

Ketiga atlet catur berlatih hampir setiap hari dan sorenya berlatih fisik. Selain itu mereka pelu melakukan uji tanding untuk menambah kemampuan dan mengasah mental.

"Try in akan memberikan dampak positif bagi pecatur Lampung dalam menambah kemampuan dan mengasah mental bertanding," pungkas Arya.

Baca juga: Pemkot Jayapura gandeng TNI-Polri vaksinasi warga sekitar venue PON XX

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel