Percepat Akses Telekomunikasi, Menkominfo Minta Operator Seluler Berani Berinvestasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyatakan masih terdapat 12.548 desa dan kelurahan yang belum mendapatkan layanan internet atau blankspot baik di wilayah terdepan, terluar dan terpencil (3T) maupun wilayah komersial.

Maka itu, Pemerintah dan penyelenggara layanan seluler memiliki tugas besar melakukan pemerataan akses telekomunikasi di seluruh Indonesia.

"(Wilayah) blankspot ini ada 12.548 desa dan kelurahan bukan seluruhnya ada di wilayah 3T, ada juga di wilayah komersial atau non 3T yang menjadi wilayah operasi operator seluler dan fiber optik," jelasnya, Senin (31/10).

Ia pun mendorong operator seluler untuk berani berinvestasi guna pemerataan akses internet dan mempersempit disparitas digital di Indonesia.

"Kita perlu untuk melihat sumber pembiayaan yang lain yaitu melalui pembiayaan korporasi, mendorong perusahaan-perusahaan operator seluler telekomunikasi dan fiber optik untuk lebih berani investasi di saat yang luar biasa ini di tengah pandemi dan tantangan geopolitik," ujarnya.

Menurut Menteri Johnny setiap operator seluler harus mengalokasikan capital expenditure (Capex) dan operational expenditure (Opex) untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur TIK. Oleh karena itu, Pemerintah mendorong konsolidasi dan terobosan agar terjadi peningkatan kemampuan operator seluler.

"Tahun yang lalu sampai sekarang bahkan dengan mendorong operator seluler lebih efisien agar tak terjadi double atau triple investment untuk infrastruktur oleh operator seluler," jelasnya. [faz]