Percepat Herd Immunity, BIN Vaksinasi Ribuan Santri di Karawang

·Bacaan 2 menit

VIVABadan Intelijen Negara (BIN) melaksanakan vaksinasi usia 12-17 tahun untuk seribu santri di Pondok Pesantren (Ponpes) LDII Sumber Barokah, Karawang, Jawa Barat.

Vaksinasi massal ini dihadiri Staf Khusus Kabin Mayjen TNI Suyanto didampingi Kabinda Jawa Barat Brigjen TNI Dedy Agus Purwanto.

Suyanto mengatakan untuk di Pondok Pesantren (Ponpes) LDII Sumber Barokah hari ini akan dilaksanakan vaksinasi sekitar seribu santri dengan menggunakan vaksin Sinovac.

"Untuk hari ini kita ada di pondok pesantren kurang lebih seribu orang, jadi dosisnya untuk dua kali, kita menggunakan vaksin Sinovac," ujar Suyanto.

Menurutnya vaksinasi tingkat pondok pesantren, SMP dan SMA ini merupakan perintah dari pemerintah pusat, dimana vaksinasi ini diprioritaskan untuk mendorong vaksinasi usia 12 sampai 17 tahun di seluruh Indonesia.

“Jadi kita telah melaksanakan instruksi Presiden RI kepada BIN untuk melaksanakan vaksin massal untuk remaja 12-17 tahun, maupun pesantren SMP dan SMA begitu juga yang door to door," kata Suyanto.

Staf Khusus Kabin ini berharap dengan adanya vaksinasi santri ini dapat mempercepat target herd immunity (kekebalan komunal) mencapai 70 persen. Selain vaksinasi juga dilakukan pembagian paket vitamin untuk para santri yang sudah divaksin.

"Harapannya kita tentunya sesuai dengan program pemerintah kita bisa 70 persen herd immunity itu bisa tercapai, sehingga semua masyarakat bangsa Indonesia ini bisa sehat semua sudah tervaksin," ujar Suyanto.

Pimpinan Pondok Pesantren Sumber Barokah Musabirin mengucapkan terima kasih kepada BIN yang telah menggelar vaksin di Pondok Pesantren LDII Sumber Barokah. Ia berharap setelah melaksanakan vaksin ini para santri bisa melaksanakan aktivitas lebih baik, dengan menaati protokol kesahatan.

"Alhamdulillah kami bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih yang sebesar-besarnya karena pada hari ini di Pondok Pesantren Sumber Barokah dilaksanakan vaksinasi untuk para santri usia 12-17 tahun," ujar Musabirin.

Untuk diketahui BIN telah melaksanakan vaksinasi untuk tiga daerah yakni, Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur total 7.000 penerima vaksin. Selain pembagian vaksinasi juga dilaksanakan pembagian baksos paket sembako di daerah yang sama dengan total 7.000 paket sembako untuk warga.

Baca juga: Ganjar dan Gibran Cek Vaksinasi Pelajar Solo, Usai Disuntik Dapat HP

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel