Perduli Lingkungan, Anindya Punya Kriteria Lengkap Jadi Ketum Kadin

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pengusaha nasional yang memiliki usaha di sektor penyedia jasa pengelolaan lingkungan menilai, Anindya Bakrie memiliki kriteria lengkap untuk bisa menjadi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Pengusaha tersebut bernama Roy Wangintan yang juga merupakan anggota Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bidang 4 Perhubungan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurutnya, dengan pengalaman tiga periode berorganisasi di Kadin, Anindya Bakrie memiliki ide-ide yang sangat kongrket untuk memajukan Kadin. Termasuk dalam memperkuat perhatian terhadap pengelolaan lingkungan.

"Bahwa Pak Anin (Sapaan Anindya) itu bisa membawa Kadin jadi lebih baik dan tentunya saya secara pribadi dari bisnis sektor yang kami geluti juga bisa berkontribusi," kata dia saat berbincang dengan VIVA, dikutip Rabu, 12 Mei 2021.

Baca juga: Laba Bersih BRMS Melesat Jadi US$1,68 Juta di Kuartal I-2021

Menurut Roy, Anin merupakan pengusaha yang mampu mengelola perusahaan sebesar Bakrie & Brothers secara baik. Perusahaan itu menurutnya bergerak dibanyak sektor yang sangat menjaga lingkungan.

"Di mana-mana yah, di berbagai sektor dan berbagai macam industri dan kebetulan saya secara pribadi pun perusahaan kami masuk ke sektor-sektor yang berada di bawah industri Bakrie & Brothers," ucapnya.

Sebagai industri yang juga banyak bekerja sama dengan BUMN dalam menjaga keberlangsungan lingkungan, Roy berharap, Anin ketika terpilih menjadi Ketum nantinya harus semakin menaruh perhatian ke sektor ini.

"Karena bagaimana pun ketika kita bicara masalah industri secara keseluruhan bahwa sektor lingkungan ini sangat penting bagaimana kita bisa kelola perusahaan dengan ramah lingkungan itu yang paling baik," tutur dia.

Keberlangsungan lingkungan dalam setiap gerak industri menurutnya, memiliki dampak secara langsung terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Anin pun ditegaskannya terbukti telah menjaga hal tersebut.

"Ketika kita bicara sektor ekonomi, sektor sosial maka sektor lingkungan pun akan diperhatikan jadi ini sebuah sirkulasi yang sangat berhubungan satu sama lain ketika ekonomi naik maka perhatian lingkungan pun harus diperhatikan," tegas Roy.