Perempuan Bisa Mandiri Secara Finansial, Simak Tipsnya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Setiap perempuan dipastikan punya potensi yang berbeda-beda. Kemampuan ini hendaknya bisa dimanfaatkan dan dikembangkan, jangan sampai dilemahkan oleh dirinya sendiri. Hal ini diungkapkan salah seorang womanpreneur Najla Bisyir dalam acara webinar yang digelar salah satu platform Peer to Peer Lending (P2PL) AsetKu, baru-baru ini.

Dalam acara webinar yang bertemakan Womanpreneur: Woman Empowerement Melalui Kemandirian Financial ini, Najla Bisyir, founder dari Bittersweet by Najla menceritakan bagaimana dia membangun bisnis nya dari nol sampai bisa berkembang seperti saat ini.

Dia juga menjelaskan bagaimana sebagai seorang perempuan yang sudah menikah melawan dirinya sendiri dan juga meyakinkan keluarganya bahwa bisnis ini merupakan sebuah peluang yang bisa dikembangkan. “Perempuan itu unik. Setiap perempuan pasti punya potensi yang berbeda-beda, kita harus sadar akan potensi tersebut," katanya.

Najla, dihadapan 50 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, juga memberikan tips-tips memulai bisnis dan cara bagaimana bisnis tersebut bisa berkembang dan sustainable.

Selain Najla, ikut berbicara pada acara webinar ini Annisa Steviani. Certified Financial Planner ini membagikan tips dan trik bagaimana mengatur keuangan agar perempuan bisa mencapai kemandirian finansial. Mulai dari siklus hidup dan keuangan, bad habit yang suka dilakukan, financial journey dan juga memperkenalkan jenis-jenis investasi dan profil risiko.

"Investasi harus sesuai dengan profil risiko masing masing, seberapa besar kalian bisa menerima risiko, harus sesuai dengan tujuan kita," katanya.

Annisa juga menekankan bahwa untuk bisa merencanakan keuangan dengan baik, harus tahu betul tentang penghasilan, pengeluaran dan keperluannya. "Yang terpenting ialah kontrol diri di dalam mengelola keuangan. Kita harus bisa mengontrol emosi kita terlebih dahulu, baru kita bisa mengontrol uang kita,” ujarnya.

Pemberdayaan Perempuan

Ilustrasi tips keuangan/copyright shutterstock
Ilustrasi tips keuangan/copyright shutterstock

Sementara itu, Andrisyah Tauladan, Direktur AsetKu, menjelaskan pemberdayaan perempuan adalah suatu upaya membangun kesadaraan soal kesetaraan gender sehingga dapat mengembangkan potensi diri menjadi mandiri. Upaya ini bisa dilakukan dengan banyak cara seperti melalui pendidikan, pelatihan, hingga menjalankan kegiatan ekonomi untuk mencapai sebuah tujuan, yakni kemandirian finansial.

Untuk menginspirasi dan mengedukasi wanita-wanita di Indonesia agar dapat mandiri secara finansial, AsetKu, baru-baru ini mengadakan serangkaian acara, di antaranya Story Competition di platform media sosial Instagram. Kegiatan dengan hastag #WanitaJugaBisa dan #InspirasiKuatFinansial ini, berhadiah jutaan rupiah.

“Lewat serangkaian acara yang sudah dijalankan, kami berharap para wanita di seluruh Indonesia dapat lebih termotivasi untuk maju dan berjuang agar memiliki kekuatan finansial dan mengatur keuangan secara tepat sehingga tercapai kemandirian financial,” kata Andrisyah Tauladan, Jumat (9/4/2021).

Kurang lebih 170 orang mengikuti acara tersebut. Setiap peserta menceritakan kisah inspiratif mereka maupun orang-orang di sekitarnya yang sedang berjuang atau sudah mencapai kemandirian finansial. "Dengan diadakannya kompetisi ini, diharapkan kisah-kisah yang disampaikan bisa menginspirasi wanita-wanita lainnya," ujar Andrisyah Tauladan.

Reporter: Anisa Aulia

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: